• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    iklan

    iklan

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Bulog Pinrang Fokus Serap Gabah Petani Lokal, Program Maklon dan SPHP Dinilai Sukses

    Rabu, 14 Januari 2026, Januari 14, 2026 WIB Last Updated 2026-01-14T05:20:16Z
    masukkan script iklan disini



    Bulog Pinrang Fokus Serap Gabah Petani Lokal, Program Maklon dan SPHP Dinilai Sukses

    Pinrang- ungkapfakta – Perum Bulog Cabang Pinrang pada tahun 2025 memfokuskan penyerapan gabah langsung dari petani lokal melalui sejumlah program strategis yang dinilai berhasil menjaga stabilitas harga dan kesejahteraan petani.
    Salah satu program yang dijalankan yakni program maklon, di mana Bulog tidak membeli gabah secara langsung ke petani, melainkan bekerja sama dengan mitra penggilingan lokal. Di Kabupaten Pinrang, Bulog menggandeng mitra penggilingan Mitra Makmur (MKP) untuk memproses gabah petani menjadi beras.

    Melalui kerja sama ini, beras yang tersimpan di gudang Bulog Pinrang berasal dari gabah petani lokal Kabupaten Pinrang. Program tersebut dinilai berhasil membantu petani, khususnya dalam menjaga harga gabah agar tidak anjlok saat musim panen.

    “Alhamdulillah program ini berjalan sukses. Harga gabah petani bisa terjaga, petani juga merasa senang karena Bulog hadir langsung melalui program-program penyerapan,” ungkap pihak Bulog Pinrang, Selasa (14/1/2026).

    Selain itu, Bulog juga menjalankan program SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) untuk menyalurkan beras pemerintah yang masih tersedia di gudang. Beras SPHP dikemas dalam ukuran 5 kilogram dan dipasarkan melalui pengecer kepada masyarakat dengan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

    “Melalui SPHP, harga beras sampai ke konsumen akhir relatif lebih murah karena sudah disubsidi dan diatur oleh otoritas,” jelasnya.Untuk pengadaan beras tahun 2026, Bulog Pinrang menyampaikan hingga saat ini belum ada penyerapan karena wilayah Pinrang masih dalam tahap penanaman dan belum memasuki masa panen. Bulog masih menunggu arahan dan petunjuk teknis dari pemerintah pusat terkait pengadaan tahun 2026.

    Saat ini, pengelolaan gudang Bulog Pinrang juga terus diperkuat. Kepala Gudang Lama Jaka diketahui telah menjabat sekitar tujuh bulan, sementara petugas administrasi telah bertugas kurang lebih satu tahun enam bulan. Koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan aparat terkait, terus dilakukan guna memastikan kelancaran produksi dan distribusi beras sesuai ketentuan.

    Pada tahun sebelumnya, Bulog Cabang Pinrang bahkan berhasil meraih predikat cabang terbaik secara nasional dalam proses penyerapan dan penyaluran beras.
    “Tahun kemarin Alhamdulillah kita laksanakan dengan baik dan Pinrang keluar sebagai cabang terbaik. Untuk harga gabah, setiap tahun tetap mengacu pada harga dasar yang ditetapkan pemerintah,” tutupnya.

    Reporter"(Kul indah)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e