• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Hanya Amerika Utara Berpotensi Ramadhan

    Rabu, 18 Februari 2026, Februari 18, 2026 WIB Last Updated 2026-02-18T02:24:02Z
    masukkan script iklan disini




    Ungkap fakta - Asahan Lembaga Falakiyah PBNU menyampaikan  hanya wilayah Amerika Utara yang berpotensi memulai puasa Ramadhan 1447 H pada Rabu, 18 Februari 2026. Hal itu tertuang dalam surat Pedoman Prakiraan Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H bagi PCINU yang diterbitkan Ahad (15/2/2026). Dalam surat tersebut dijelaskan, kedudukan hilal di Amerika bagian utara pada Selasa, 17 Februari 2026 sudah berada di atas ufuk dan memenuhi kriteria Imkanur Rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU).


    Benua Amerika bagian utara kemungkinan akan memulai puasa Ramadhan 1447 H pada Rabu 18 Februari 2026 M, karena kedudukan hilal sudah di atas ufuk dan sudah memenuhi IRNU pada Selasa 17 Februari 2026 M,” demikian keterangan LF PBNU. Dengan demikian, hanya Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Amerika Serikat dan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Kanada yang berpotensi besar mengawali Ramadhan pada 18 Februari 2026. Mayoritas Wilayah Istikmal Sementara itu, PCINU di wilayah lain diperkirakan memulai Ramadhan pada Kamis, 19 Februari 2026, sama seperti di Indonesia. Pasalnya, posisi hilal di Asia, Australia, Afrika, Eropa, serta Amerika bagian selatan belum memenuhi kriteria IRNU, yakni tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.


    LF PBNU menyebut hampir seluruh benua selain Amerika Utara akan mengalami istikmal setempat karena kedudukan hilal pada 17 Februari 2026 belum memenuhi syarat imkanur rukyah.


    Wilayah tersebut mencakup PCINU di Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, Timor Leste, Hong Kong, Tiongkok, Taiwan, Jepang, Pakistan, India, Arab Saudi, Yaman, Turki, Qatar, Lebanon, Yordania, Mesir, Sudan, Tunisia, Maroko, Australia dan Selandia Baru, Rusia, Belanda, Belgia, Inggris, Skotlandia, Italia, Jerman, Prancis, dan Spanyol. Opsi Penetapan Awal Bulan Dalam pedoman tersebut, LF PBNU juga mengimbau PCINU berkoordinasi dengan otoritas keagamaan setempat untuk mengetahui hasil rukyatul hilal. Apabila tidak terdapat pelaksanaan rukyat di negara setempat, PCINU disarankan menyelenggarakan rukyat secara mandiri dengan asistensi teknis daring dari LF PBNU, atau menetapkan awal Ramadhan)

    Wijaya Kesuma.SH.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e