Kalbar, Sintang: Perlu atensi Kepala Daerah. Proyek pembangunan Kantor Dinas Perhubungan Sintang tahun anggaran 2025 segede Rp. 4 miliar 300 juta rupiah, yang digarap oleh CV ONE, tidak selesai dan jauh dari cerminan kualitas.
Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman Sintang selaku pengelola, dinilai gagal dalam memplanning dan melakukan pengawasan terhadap program yang dibiayai pakai duit DAU.
" Kami anggap ini bentuk kegagalan Dinas yang harus menjadi atensi Bupati. Proses awal dan akhir pekerjaan perlu dievaluasi kembali agar publik tahu mana yang salah dan benar.
" Bahkan sampai dengan detik ini, masyarakat tidak tahu apakah paket enak gila ini, terkena adendum atau terjadi pemutusan kontrak, " terang warga sekitar yang aktif memperhatikan proses awal pekerjaan.
Bupati, katanya, jangan cuma diam dan terima laporan bagus. Terjun kelapangan lihat langsung progres pekerjaan. Bila perlu ajak Kadis dan PPK guna mempermudah penjelasan yang riil dari mereka, sebelum menjadi laporan resmi masyarakat ke Kejaksaan.
" Kami berharap adanya tindakan tegas atau langkah bijak dari Bupati, guna menghindari turunnya rasa kepercayaan masyarakat dan tudingan negatif terhadap Pemerintah Kabupaten Sintang, " pintanya.(007/D.Arifin)
.png)

.png)
