Sanggau, ungkapfakta.info-
Izin bertanya, Pak Kapolres Sanggau, ke mana Bapak dan jajaran saat aktivitas tambang emas ilegal terus berlangsung?
Di Desa Semoncol, Kecamatan Balai, keadilan seakan sedang sekarat. Di balik rimbunnya hutan Sanggau, ada luka yang terus menganga dan membusuk dalam diam. Suara rakyat nyaris tak terdengar, tenggelam oleh deru mesin tambang yang berpesta pora seolah kebal hukum.
Kami ingin bertanya langsung kepada Kapolres Sanggau, di mana kehadiran personel Bapak saat ekskavator dengan pongahnya mengeruk isi bumi kami? Apakah seragam kebanggaan itu terlalu berat untuk menghentikan tambang emas ilegal di Desa Semoncol, Kecamatan Batang Tarang? Ataukah ada tirai kepentingan tertentu yang membuat mata hukum tertutup rapat?
Tanah dikoyak, air sungai yang menjadi urat nadi kehidupan warga berubah keruh dan tercemar. Masa depan lingkungan digadaikan demi pundi-pundi segelintir orang. Kami tidak lagi membutuhkan narasi operasi berkala yang hasilnya hanya sandiwara sesaat. Rakyat sudah kenyang dengan janji. Yang dibutuhkan adalah ketegasan, bukan sekadar seremoni di atas kertas.
Jika kursi pimpinan hanya digunakan untuk memantau dari jauh sementara penjarahan alam berlangsung terang-terangan, maka jangan salahkan rakyat jika publik akhirnya menjadi hakim atas nurani yang dianggap telah mati.
Sanggau membutuhkan keberanian untuk menindak tegas tambang ilegal tersebut. Para perusak alam jangan dibiarkan berlindung di balik kesunyian.
Gobin
.png)
.png)
