Muara Enim Sumsel, Sikap Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan RSUD Rabain Muara Enim kembali menjadi sorotan publik. Dalam sebuah forum mediasi yang digelar baru-baru ini, yang bersangkutan diduga menunjukkan sikap arogan dan kurang profesional.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, suasana mediasi yang seharusnya berlangsung kondusif justru memanas. Wadir Pelayanan tersebut disebut tidak menerima kritik yang disampaikan, bahkan diduga sempat mengajak awak media untuk keluar dari ruangan.
Tindakan tersebut dinilai tidak mencerminkan sikap seorang pejabat publik di sektor pelayanan kesehatan yang seharusnya mengedepankan komunikasi yang baik, terbuka, serta menghargai peran media sebagai penyampai informasi kepada masyarakat.
“Seharusnya mediasi menjadi ruang untuk mencari solusi, bukan malah memperkeruh suasana,” ujar salah satu pihak yang hadir dalam pertemuan tersebut.
Peristiwa ini memicu reaksi dari berbagai kalangan yang berharap adanya evaluasi terhadap sikap dan kinerja pejabat terkait. Keterbukaan terhadap kritik dinilai penting guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di lingkungan rumah sakit.
Hingga saat ini, pihak RSUD Rabain Muara Enim belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan tersebut. Masyarakat pun menantikan klarifikasi serta langkah perbaikan agar kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan tetap terjaga."(Elwin/Tim)
.png)

.png)
