Www.ungkapfakta.com MUBA- Aktivitas angkutan yang diduga milik PT WSP kembali menjadi sorotan publik. Hal ini menyusul adanya dugaan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) yang asal-usulnya tidak jelas atau bukan berasal dari Pertamina.
Berdasarkan hasil investigasi tim Generasi Muda Peduli Tanah Air (GEMPITA) menyebutkan, distribusi BBM tersebut diduga dilakukan menggunakan kendaraan jenis Grand Max.
Aktivitas tersebut terpantau beroperasi di jalan houling dan pool PT wsp yang menjadi salah satu lokasi lalu lintas angkutan.
Dugaan penggunaan BBM ilegal ini pun menimbulkan kekhawatiran terkait dampak hukum, keselamatan, serta potensi kerugian negara.
Ketua GEMPITA Muba Mauzan alias Bonang dan ketua DPC lsm gempita bayung lencir Armawijaya mendesak agar dilakukan penelusuran lebih lanjut terhadap sumber BBM yang digunakan oleh armada PT WSP. Selain itu, masyarakat juga meminta ketegasan dari pihak perusahaan tambang serta pemilik akses jalan.
“Kami meminta kepada pihak PT BSL dan PT MMJ selaku pemilik jalan untuk segera mengambil langkah tegas, termasuk membekukan izin angkut PT WSP sampai ada kejelasan terkait dugaan ini,” ujarnya Rabu (22/04/26).
Pihaknya berharap aparat penegak hukum serta instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan investigasi guna memastikan kebenaran informasi yang beredar serta menindak tegas apabila ditemukan pelanggaran.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PT WSP, PT BSL, maupun PT MMJ belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut.

.png)

.png)
