• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Dinas Kominfo-SP Beri Pemahaman ke Pelajar di Luwu Utara, Bangun Ketahanan Digital Literasi Keamanan Siber

    Kamis, 16 April 2026, April 16, 2026 WIB Last Updated 2026-04-16T02:07:12Z
    masukkan script iklan disini



    SULSEL, Ungkapfakta.info - 

    Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo-SP) Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel) mendorong peningkatan literasi digital bagi pelajar melalui kegiatan literasi keamanan siber.

    Mengingat generasi muda menjadi pengguna internet terbesar dan perlu SIAP (sadar, inisiatif, aman, dan peduli) dalam aktivitas digital.

    " Literasi digital ini diatur berdasarkan Peraturan Badan Siber dan Sandi Negara Nomor 3 Tahun 2021, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Eletronik," sebut Kepala Bidang Persandian, Alisman.

    Alisman melanjutkan bahwa, kegiatan ini untuk memberikan pemahaman kepada pelajar dan guru untuk mamou mengakses, menganalusis, mengevaluasi dan menciptakan konten media secara kritis dan mengembangkan kesadaran kritis dalam menerima informasi, memahami etika berkomunikasi di media sosial," terangnya di hadapan pelajar SMP Negeri 1 Lara Kecamatan Baebunta Selatan.

    Alisman pada media ini, Kamis 16 April 2026 mengungkapkan bahwa, generasi muda perlu menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan ruang siber karena tingginya intensitas penggunaan internet.

    “Literasi siber bukan hanya sosialisasi sesaat, melainkan investasi jangka panjang untuk membentuk generasi Bumi La Maranginang julukan Kabupaten Luwu Utara yang cerdas digital, kuat secara mental, dan bebas dari ancaman radikalisme di dunia maya,” ujar Alisman.
    Kegiatan sosialisasi ini diikuti 50 pelajar dan pemerintah kabupaten berkomitmen memperluas program literasi digital ke semua sekolah di Luwu Utara,” imbuhnya.

    Kegiatan ini mengambil tema yakni, CYBERBULLYING dan INTERNET SEHAT merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah membangun ketahanan siber sejak dini dengan memberikan pemahaman terkait keamanan informasi, ancaman siber, serta cara bersikap kritis dan bijak dalam menggunakan media digital.

    “Pelajar tidak hanya harus mahir menggunakan teknologi, tetapi juga mampu melindungi diri dari konten berbahaya, hoaks, dan potensi rekrutmen radikalisme secara online,” sambungnya.

    Menurutnya, sosialisasi ini menjadi momentum untuk memperkuat literasi digital pelajar melalui kolaborasi antara Dinas Kominfo-SP. “Ini menjadi bukti bahwa menjaga ruang digital adalah tanggung jawab bersama dan harus ditanamkan sejak usia sekolah, agar tercipta generasi yang lebih aman, bijak, dan berdaya di dunia digital,” jelasnya.

    Kepala SMP Negeri 1 Lara menyampaikan bahwa, ancaman di era digital tidak hanya bersifat fisik, melainkan juga datang dari ruang siber sehingga edukasi keamanan digital dibutuhkan.

    “Kami berharap kegiatan edukasi keamanan siber dapat dilaksanakan secara berkelanjutan demi meningkatkan kesiapan dan kesadaran siswa dalam menggunakan internet secara aman dan produktif,” ujarnya.

    Ega/Yustus
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e