Parigi Moutong – Program bantuan ayam potong di Desa Mepanga, Kecamatan Mepanga, kembali menjadi sorotan. Bantuan yang bersumber dari anggaran tahun 2025 tersebut hingga kini belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa realisasi program baru mencapai sekitar 50 persen, yakni sebatas pembangunan kandang. Sementara pengadaan ayam dan kebutuhan pendukung lainnya belum terlihat hingga saat ini.
Kepala Dusun 4 Desa Mepanga, saat dikonfirmasi, mengungkapkan bahwa dana bantuan tersebut telah ditarik oleh pihak yang disebut sebagai “orang pusat”. Namun, identitas maupun asal instansi pihak tersebut belum diketahui secara pasti.
“Kami hanya mendapat informasi bahwa dana itu sudah ditarik orang pusat,” ungkapnya.
Kondisi ini memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat. Warga mempertanyakan transparansi pengelolaan program serta kejelasan alur penggunaan anggaran bantuan tersebut.
Sejumlah pihak mulai menduga adanya ketidaksesuaian dalam pelaksanaan program. Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan tanpa adanya penjelasan resmi dari pemerintah desa.
Untuk memastikan kejelasan informasi, pihak media berencana melakukan konfirmasi langsung kepada Kepala Desa Mepanga, Nasri. Klarifikasi ini diharapkan dapat menjawab berbagai pertanyaan publik, termasuk terkait penarikan dana oleh pihak yang belum diketahui identitasnya.
Masyarakat berharap adanya keterbukaan dari pemerintah desa agar program bantuan yang seharusnya meningkatkan perekonomian warga tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pemerintah Desa Mepanga terkait persoalan tersebut.

.png)

.png)

