• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     


    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Bedah Buku Sketsa Sejarah Jemaat Rantepao, Peringati Satu Abad Pelayanan Gereja Toraja

    Sabtu, 16 Mei 2026, Mei 16, 2026 WIB Last Updated 2026-05-16T16:50:57Z
    masukkan script iklan disini



    SULSEL, Ungkapfakta.info - 

    Gereja Toraja atau Protestan Jemaat Rantepao mengadakan acara bedah buku atau literasi dan Sketsa Sejarah Pelayanan bertajuk diskusi buku di Gedung Bunga' Lalan, Jumat 15 Mei 2026.

    Kegiatan ini menghadirkan para tokoh dan pemateri terkemuka, termasuk Sili Suli, sebagai penyaji utama dan panelis Pdt Thomas van Den End yang mengikuti Zoom dari Belanda, Pdr A.J Anggui yang juga Ketua Badan Pekerja Sinode (BPS), Pdt I.Y Panggalo dan Pdt Sara S. Pairi'.

    Turut hadir dalam acara ini, Melani Ann Nyhof, Abraham Umbas, Pdt Abraham Tanggulungan dan Brikken Linde Bonting.

    Diskusi ini juga dihadiri puluhan Pendeta (Pdt) dan ratusan warga jemaat serta puluhan warga masyarakat Toraja menjadikan forum yang inklusif untuk memperluas wawasan.

    Menurut Pdt A.J. Anggui, Ketua tim sejarah masuknya Kristen ke Toraja tahun 1915 mengungkapkan rasa syukur atas besarnya perhatian jemaat dan para pendeta terhadap penyusunan buku sejarah tersebut.

    Ditahun 1915 Kristen Protestan masuk ke Rantepao.

    Ia juga menjelaskan bahwa, hubungan antara umat Kristen dan Aluk Todolo dijalin melalui interaksi antartokoh, komunitas, dan hubungan interpersonal.

    Buku Sejarah ini bukan hanya berfokus pada aspek sejarah, tetapi juga mengangkat kisah persahabatan antara tokoh Aluk Todolo (Kepercqyaan yang dianut pertama kali orang Toraja dulu) berpengaruh, dengan tokoh Adat.

    Ini adalah keinginan jemaat Rantepao Kabupaten Toraja Utara (Torut) untuk memiliki catatan sejarah sebagai kesempatan melihat berkat Tuhan dan bagaimana Tuhan bekerja dalam kehidupan jemaat hingga berkembang seperti saat ini," ujar mantan Ketum BPS Gereja Toraja yang mana ayah kandung Ketum BPS sekarang, Pdt Alfred Anggui.

    Sementara Pendera Jemaat Rantepao Jonatan Mangallo menyampaikan bahwa, bedah buku ini menghasilkan banyak masukan yang sangat berarti untuk menyempurnakan naskah sebelum diterbitkan.

    " Jadi semua masukan telah dicatat oleh penulis dan tim notulensi untuk melengkapi isi buku sejarah, agar semakin utuh dan komprehensif," sebut Pdt Jonatan.

    Sekadar diketahui bahwa Sili Suli, penulis buku menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan seluruh peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.

    " Kurre Sumanga' (Terimakasih) kepada para pendeta dan warga jemaat yang telah hadir serta memberikan masukan yang sangat berharga," jelas Sili Suli mantan wartawan Ujungpandang Ekspres (Upeks) media Fajar group.

    Ega/Yustus
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e