*SUNGGUMINASA, -Ungkap fakta– Animo masyarakat mendaftar ke UPT SMK Negeri 2 Gowa pada SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 sangat tinggi. Jumlah pendaftar tercatat sudah melampaui total kuota 504 siswa yang tersebar di 8 jurusan.
Kepala UPT SMK Negeri 2 Gowa, Alim Bahri, menegaskan kesiapan sekolah sekaligus menjelaskan mekanisme bagi jurusan yang belum penuh.
"Jumlah pendaftar sudah lebih dari kuota 504. Untuk rinciannya nanti operator yang sampaikan. Alhamdulillah, tahun ini jurusan Karawitan yang biasanya sepi peminat sudah terisi lebih dari 30 siswa dari kuota 36," tutur Alim Bahri, Kamis.
*Total 14 Rombel untuk 8 Jurusan*
Alim Bahri merinci, total kuota 504 siswa itu berasal dari 14 rombongan belajar dengan masing-masing 36 siswa. 8 jurusan yang dibuka SMKN 2 Gowa tahun ini adalah:
1. *TKJ* – Teknik Komputer Jaringan: 2 rombel / 72 siswa
2. *DKV* – Desain Komunikasi Visual
3. *Kuliner* – Tata Boga
4. *Busana*
5. *Tata Kecantikan*: 1 rombel / 36 siswa
6. *Seni Tari*
7. *Seni Musik Populer*: 1 rombel / 36 siswa
8. *Seni Karawitan*: 1 rombel / 36 siswa
"Jurusan TKJ paling banyak peminat, sudah 2 rombel. Sementara Kecantikan, Musik Populer, dan Karawitan masing-masing 1 rombel," jelasnya.
Untuk jurusan yang belum memenuhi kuota 36 siswa per rombel, Alim Bahri menegaskan akan dibuka tahap pemenuhan kuota setelah melapor ke Dinas Pendidikan.
"Contoh kalau Karawitan kuotanya 36 tapi yang daftar cuma 20, itu kita laporkan ke dinas. Nanti dinas yang buka pendaftaran pemenuhan kuota. Jadi tidak ada istilah pendaftaran ulang bagi yang tidak lulus," tegasnya.
Ia juga menambahkan, pihaknya sudah mengusulkan penambahan rombel ke dinas. "Setiap tahun ada jurusan yang peminatnya lebih dari kuota. Masyarakat sangat ingin masuk SMKN 2 Gowa, tapi karena terbatas jumlah kelas dan guru, belum bisa kita penuhi semuanya. Mudah-mudahan ada penambahan," harap Alim Bahri.
Terkait kendala online, Alim Bahri menyebut banyak orang tua keliru input nilai rapor. "Yang diminta rata-rata semester 1 sampai 6, tapi banyak yang salah karena formatnya melintang. Ada juga alamat di KK beda dengan yang diinput. Makanya walau serba online, kami tetap buka layanan bantuan manual di sekolah," katanya.
Soal zonasi, ia meluruskan bahwa SMK tidak terikat jarak 250 meter atau 1 kilometer seperti SMA. "SMK prioritas jarak terdekat, tapi . Yang jauh tetap bisa daftar asal kuota ada dan sesuai jurusan," tutupnya.saat dikonfirmasi ya awak media Di UPT SMK Negeri 2 Gowa
Jl. Mesjid Raya No.46, Sungguminasa, Kec. Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Jurnalist:(Kul indah)
.png)
.png)
