Pontianak__Suara diluar menyebutkan, Selain Edy Chow, ada 3 produsen, asal Jakarta dan Tangerang, dibalik kasus oli palsu. Selentingan itu mencuat, sehari setelah Ditreskrimsus Polda Kalbar, melimpahkan perkara tersebut ke Kejaksaan Negeri Mempawah.
Informasi yang beredar, karna merasa dibohongi termasuk menjaga nama baik distributor, Edy Chow sempat melaporkan para pemilik utama ke Pihak Polisi, terkait pesanan barang yang diterima bukan produk SNI. Cuma sampai sekarang tidak ada kelanjutannya.
Namun, meskipun mereka terbebas dari jangkauan hukum, tetapi dasar laporan tadi menjadi pemicu lahirnya dendam pribadi dan bentuk persaingan bisnis yang super ketat.
Dalam proses perjalanannya, 3 Tauke Buncit tersebut pada akhirnya membangunan konsep persengkokolan gila, guna menjatuhkan Edy Chow sebagai korban sekaligus tumbal peredaran oli palsu.
" Benar atau tidak, yang pasti kami hanya berharap kasus ini secepatnya dibawa ke Pengadilan, tidak pakai lama seperti kemarin, sehingga Perusahaan apa dan siapa para pemain belakang yang ahli menggunakan jurus lempar batu sembunyi tangan, dapat terungkap semua, " pinta warga Pontianak Selatan.(007/D.Arifin)
.png)

.png)
