Ungkapfakta.imfo | Kabupaten Tangerang, – Yayasan Relawan Sehat Indonesia (RESI) menghadiri kegiatan Glady Kekeringan Tingkat Provinsi Banten yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten di Stadion Mini Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, pada Rabu (29/07/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana kekeringan di wilayah Provinsi Banten, khususnya di Kabupaten Tangerang. Melalui kegiatan tersebut, seluruh unsur pemerintah, instansi terkait, relawan, dan masyarakat diberikan pemahaman serta simulasi penanganan apabila terjadi kondisi darurat akibat kekeringan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten, Drs. Lutfi Mujahidin, M.Si, beserta jajaran, Staf Kesiapsiagaan RD. Arief B, unsur Koramil, Kapolsek Mauk, Puskesmas Kemiri, berbagai stakeholder, instansi vertikal, organisasi relawan, serta masyarakat setempat.
Wakil Ketua Umum Yayasan Relawan Sehat Indonesia (RESI), Sanusi menyampaikan bahwa kegiatan Glady Kekeringan merupakan langkah strategis dalam membangun kesiapsiagaan bersama untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana kekeringan.
> "Kegiatan Glady ini menjadi tameng bagi kita semua dalam menghadapi potensi bencana kekeringan. Dengan melibatkan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, serta seluruh stakeholder terkait, kami berharap BPBD Provinsi dan Kabupaten bersama seluruh pihak dapat menjalankan tugas secara optimal, cepat, dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Tangerang yang membutuhkan pertolongan," ujarnya.
Sanusi juga menekankan pentingnya aspek kesehatan dalam penanganan bencana kekeringan. Menurutnya, ketersediaan dan penyaluran air bersih, baik untuk kebutuhan konsumsi maupun nonkonsumsi, menjadi kebutuhan utama yang harus dipersiapkan sejak dini.
> "Dari sisi kesehatan, penyaluran sarana air bersih untuk kebutuhan konsumsi maupun nonkonsumsi sangat penting sebagai bentuk antisipasi terhadap dampak yang ditimbulkan akibat bencana kekeringan," tambahnya di sela-sela berakhirnya kegiatan.
Rangkaian kegiatan berlangsung dengan berbagai simulasi penanggulangan bencana kekeringan yang melibatkan seluruh peserta. Acara berjalan dengan tertib, lancar, dan diharapkan mampu meningkatkan sinergi serta kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Provinsi Banten, khususnya Kabupaten Tangerang.
Red*

.png)


.png)

