SERANG, ungkapfakta.info —
Puluhan tahun hidup dalam kecemasan saat menyeberangi sungai kini menjadi cerita masa lalu bagi warga Kampung Bengras, Desa Sindang Mandi, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Banten. Kehadiran Jembatan Gantung Perintis Garuda membuka akses mobilitas masyarakat yang selama ini terkendala akibat keterbatasan sarana penyeberangan.
Sebelum jembatan tersebut dibangun, warga mengandalkan jembatan bambu sederhana sebagai satu-satunya akses untuk menyeberangi sungai. Kondisi struktur kayu dan bambu yang lapuk membuat sarana itu rawan rusak, hanyut, serta membahayakan keselamatan warga yang melintas.
Situasi semakin mengkhawatirkan ketika musim penghujan tiba. Debit air sungai yang meningkat dan arus deras kerap mengikis tumpuan jembatan bambu, sehingga warga kesulitan beraktivitas dan berisiko terisolasi ketika akses penyeberangan tidak dapat digunakan.
Kini, Jembatan Gantung Perintis Garuda diharapkan menjadi akses yang lebih aman dan membantu memperlancar mobilitas warga Kampung Bengras dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
(Surya)
.png)
.png)

