• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    10 Film Indonesia Yang Dilarang Tayang Di Bioskop

    Sabtu, 14 Oktober 2023, Oktober 14, 2023 WIB Last Updated 2023-10-14T02:54:04Z
    masukkan script iklan disini



     

    Jakarta, Ungkap Fakta 

    Deretan film Indonesia dilarang tayang di bioskop nasional dengan berbagai alasan. Ada yang karena film tersebut mengandung konten vulgar dan terlalu sadis, namun ada juga yang dianggap berbahaya karena berpotensi mengganggu kesatuan bangsa.

    Penasaran film apa saja? Berikut ulasan Okezone terkait film Indonesia yang dilarang tayang di bioskop nasional.

    1.Lewat Djam Malam

    Film garapan Usmar Ismail ini dirilis pada 1954. Ia berkisah tentang politik dan keadilan sosial dalam konteks penjajahan Belanda. Akibatnya, film Lewat Djam Malam dilarang tayang karena dirasa memiliki muatan politik yang sangat sensitif.

    2.Lady Terminator

    Indonesia juga pernah melarang penayangan film Lady Terminator dari bioskop nasional, pada 1989. Alasannya, karena film arahan Tjut Djalil yang bercerita tentang aksi balas dendam Ratu Kidul tersebut mengandung banyak konten kekerasan dan seksual.

    3.Merdeka 17085

    Film garapan Yukio Fuji ini dirilis pada 2001 dan berkisah tentang seorang tentara Jepang yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Film ini juga dilarang tayang karena dianggap tak sesuai dengan fakta sejarah.

    4.Pocong

    Film Indonesia yang dilarang tayang di bioskop nasional selanjutnya adalah Pocong. Dirilis pada 2006, film garapan Rudi Soedjarwo ini dilarang tayang karena menampilkan adegan kerusuhan Mei 1998 yang memilukan.

    5.Takut: Faces of Fear

    Mengusung konsep omnibus, film horor garapan sutradara Riri Riza dan Robby Ertanto ini dilarang tayang, pada 2008. Alasannya, karena film tersebut dianggap menyuguhkan konten penuh kekerasan.

    6.Pengakuan Seorang Pelacur

    Seperti namanya, film Pengakuan Seorang Pelacur bercerita tentang seseorang yang menjadi wanita penghibur untuk melawan sistem patriarki dalam masyarakat. Film garapan Nia Dinata ini dirilis pada 2009 dan dicekal karena dianggap melanggar moral dan etika masyarakat.

    7.Jagal

    Indonesia juga pernah mencekal film garapan Joshua Oppenheimer berjudul The Act of Killing (Jagal), pada 2012. Alasan pelarangan itu karena menampilkan pengakuan pelaku pembantaian PKI yang menyebut kejahatannya sebagai aksi bela negara. Film itu dinilai berisiko menghidupkan kembali paham komunis di Indonesia.

    8.Something in the Way

    Film Something in the Way bercerita tentang seorang sopir taksi yang memiliki libido tinggi. Hidupnya menjadi lebih berwarna setelah bertemu perempuan bernama Kinar. Karena bercerita tentang dunia malam, film garapan Teddy Soeriaatmadja ini memicu kontroversi hingga dilarang tayang di bioskop nasional.

    9.The Look of Silence

    Film The Look of Silence menceritakan aksi pembantaian PKI setelah gerakan G30S/PKI. Plot film ini memperlihatkan sudut pandang seorang yang kakaknya ikut dibunuh karena dituduh sebagai PKI. Mengingat ceritanya sangat sensitif, film garapan sutradara Joshua Oppenheimer ini dilarang tayang di Indonesia.

    10.Kucumbu Tubuh Indahku

    Film yang tak boleh tayang di Indonesia selanjutnya adalah Kucumbu Tubuh Indahku. Film garapan Garin Nugroho ini berkisah tentang kehidupan seorang penari lengger pria bernama Juno. Film ini dilarang tayang di bioskop nasional karena dianggap terlalu banyak menyuguhkan unsur LGBT di dalamnya.*


    Sumber: Okezone.Com

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e