• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     


    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Sekolah Banyak Rusak, Aktivis 98 Minta Pemerintah Hentikan Program MBG

    Senin, 22 September 2025, September 22, 2025 WIB Last Updated 2025-09-23T08:20:46Z
    masukkan script iklan disini



    _Ikustrasi ruang kelas sekolah yang rusak/foto: Ciciai*


    UngkapFakta_Makassar - Desakan agar pemerintah menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat. Kali ini datang dari Aktivis 98 yang menilai program tersebut rawan penyalahgunaan anggaran dan justru menimbulkan persoalan di lapangan.


    Salah satu  Aktivis 98 asal Makassar, Sulawesi Selatan, Syamsir Anchi, menegaskan program MBG tidak hanya berisiko, tapi juga telah memicu kasus keracunan di sejumlah daerah.


    “Ini bukan hanya soal rawan penyalahgunaan anggaran, tetapi faktanya sudah banyak anak yang menjadi korban,” kata Syamsir, Senin (22/9/2025).


    Ribuan Ruang Kelas Sekolah Rusak


    Desakan ini makin kuat seiring kondisi pendidikan di Indonesia yang masih menghadapi masalah besar. 


    Presiden Prabowo Subianto sebelumnya mengungkapkan lebih dari 100 ribu ruang kelas di Indonesia dalam kondisi rusak, dengan sekitar 50 ribu di antaranya rusak berat.


    Akibatnya, banyak siswa harus belajar di ruang kelas dengan atap bocor, tembok retak, hingga bangunan rawan ambruk.

    Data Kementerian Pendidikan mencatat 60,3 persen ruang kelas SD mengalami kerusakan. 


    Sementara itu, anggaran tahun 2025 sebesar Rp 17 triliun hanya cukup untuk memperbaiki sekitar 11 ribu sekolah. Dengan kondisi ini, diperkirakan butuh 30 tahun untuk memperbaiki semua sekolah yang rusak.


    Aktivis 98: Alihkan Anggaran MBG


    Melihat kondisi tersebut, Aktivis 98 mendorong agar anggaran program MBG yang nilainya mencapai triliunan rupiah dialihkan untuk memperbaiki sekolah-sekolah yang rusak.


    Menurut mereka, langkah ini lebih berdampak langsung bagi masa depan pendidikan Indonesia. Anggaran bisa dipakai untuk:


    Memperbaiki ruang kelas rusak berat agar aman digunakan.

    Membangun ruang kelas baru sesuai kebutuhan jumlah siswa.

    Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan aman.


    “Bagaimana mungkin pemerintah lebih memilih menggelontorkan triliunan rupiah untuk MBG, sementara sekolah kita masih dalam kondisi mengenaskan?” tegas Syamsir.


    Fondasi Menuju Indonesia Emas


    Aktivis 98 menilai pendidikan bukan program jangka pendek, melainkan fondasi utama bangsa. Karena itu, mereka menilai keputusan pemerintah dalam mengalokasikan anggaran akan sangat menentukan pencapaian Indonesia Emas 2045.


    Kini, pilihan berada di tangan pemerintah, apakah melanjutkan program MBG yang menuai sorotan, atau mengalihkannya untuk memperbaiki sekolah-sekolah rusak demi memperkuat fondasi pendidikan nasional.


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e