Buol. Ungkap Fakta. Menjelang akhir tahun anggaran 2025, Pemerintah Desa Bokat IV, Kecamatan Bokat Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. Kembali menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari anggaran Dana Desa (DD) untuk triwulan ke‑4 (Oktober, November, Desember). Kegiatan penyaluran ini diinisiasi sebagai salah satu upaya nyata untuk meringankan beban ekonomi warga di masa akhir tahun, yang biasanya ditandai dengan meningkatnya kebutuhan keluarga. 20/10/2025
Kepala Desa Bokat IV, Helis Herawati, menyampaikan kepada media ini, bahwa penyaluran BLT ini adalah bagian dari komitmen pemerintah Desa untuk memastikan bahwa bantuan dari pusat dan kabupaten benar‑benar sampai ke tangan warga yang membutuhkan. Ia mengingatkan bahwa tepat waktu dan tepat sasaran adalah kunci, terutama di saat kebutuhan rumah tangga mulai meningkat menjelang akhir tahun.
“Kami berharap bantuan ini dapat digunakan dengan sebaik‑baiknya untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga, seperti pangan dan kebutuhan harian lainnya, karena kami menyadari bahwa tekanan ekonomi di masa akhir tahun tidak ringan,” ujar Helis.
Sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) di Desa Bokat IV menyatakan apresiasi
“Terima kasih banyak kepada Pemerintah Desa dan seluruh pihak yang terlibat. Bantuan ini sangat berarti, terutama untuk membantu kami menghadapi situasi di mana harga kebutuhan dan persiapan akhir tahun mulai naik.” Ucap Rani salah satu penerima
Proses penyaluran ini dilaksanakan di kantor Balai Desa dan di hadiri oleh Kepala Desa Bokat IV, Helis Herawati, Sekretaris Desa Afandi, Pendamping Desa Lisnawati, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pengurus koperasi desa merah putih, masyarakat dan berlangsung dalam suasana tertib.
Secara teknis, nominal yang diterima setiap KPM untuk triwulan ini mengikuti ketentuan yang berlaku: sejumlah Rp300.000 per bulan × 3 bulan Oktober‑Desember = Rp900.000 per KPM. Proses pencairan dilakukan melalui bendahara Desa dengan pendamping Desa.
Menurut Kepala Desa, kegiatan ini bukan hanya soal penyaluran dana, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat Desa dengan berharap bahwa bantuan akan dipakai untuk konsumsi produktif dan bukan hanya pemakaian konsumtif semata.
“Kami juga mendorong penerima agar memprioritaskan kebutuhan sehari‑hari dan jangan sampai bantuan hanya dipakai untuk hal yang bukan urgensi,” tambah Helis.
Adapun pihak perangkat Desa menyatakan bahwa data penerima telah melalui verifikasi lapangan dan musyawarah desa khusus (Musdesus) untuk memastikan tepat sasaran.
Meski demikian, Kepala Desa mengingatkan agar warga tetap aktif dalam memantau kegiatan desa, karena transparansi menjadi salah satu pilar penting dalam pengelolaan Dana Desa.
“Kami terbuka untuk masukan, dan kami berharap warga ikut memastikan bahwa program‑program yang dijalankan benar‑benar memberi manfaat maksimal,”. Ucapnya
Dengan pelaksanaan penyaluran BLT Triwulan IV 2025 ini, Desa Bokat IV berharap bisa membantu meringankan beban banyak keluarga menjelang akhir tahun dan program ini juga menjadi bagian dari strategi lebih luas untuk memperkuat jaringan pengaman sosial di tingkat desa, sehingga ke depan warga akan merasa lebih “terlindungi” ketika menghadapi masa‑masa sulit.
(Ruli)

.png)



.png)
