Kepala Dinas BMBK melalui PPK menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir pekerjaan yang di lakukan Secara asal-asalan.
"sudah saya telepon, tapi mereka tidak mengakui. Kalau sampai terbukti pekerjaan itu asal-asalan maka tidak akan saya bayar," kata (J) selaku PPK saat di hubungi melalui sambungan telepon WhatsApp pada Kamis(13/11/2025).
Bahkan, (J) juga menyebut BMBK tidak akan memperkerjakan lagi pihak pemilik CV yang di maksud.
"Nanti kan mau PHO ,kita tidak akan pakai lagi mereka,"cetusnya.
di beritakan sebelumnya.Potensi Rugikan Negara Pekerjaan Drainase Propinsi Lampung Di duga Gunakan Matrial Asal-asalan
pekerjaan pembangunan saluran drainase/talud jalan Propinsi Lampung, yang terletak di Tiyuh Daya Sakti, Kecamatan Tumijajar, Tulang Bawang Barat, Di duga berpotensi Rugikan Negara Dengan mengunakan Material Tidak Sesuai Standar.
Di ketahui, Pekerjaan Drainase tersebut di kerjakan oleh CV. AQSA CONTRUCTION. nomor kontrak :01/SPK/PBG/DRN.98/v.03/lX/.2025. lokasi: ruas jalan Bandar Sakti-sp Daya Murni Tubaba. dengan waktu pelaksanaan 90 (Sembilan puluh) hari kalender.
Menurut sumber terpercaya pekerjaan pembangunan saluran Drainase tersebut hanya menggunakan matrial seandainya.
"Itu mereka pekerjaan mencampur satu Sak semen dengan satu rit pasir, bagaimana ada kualitas pekerjaan kalau matrial nya saja tidak sesuai bahkan matrial baru juga Mereka pakai baru kapur yang menurut kami itu tidak sesuai standar,"kata sumber terpercaya kepada media (12/11/2025).
Peryataan Sumber tersebut di benarkan salah satu pekerja bahwa pekerjaan drainase mengunakan bahan matrial secukupnya.
"Walaupun adukan matrial nya seperti itu yang penting kan bagus ,walupun kita tidak pakai aturan,"kata pekerja saat di konfirmasi di lokasi pekerjaan pada(12/11/2025).
Bahkan pihak pekerjaan juga menyebut bahwa pekerjaan tersebut di awasi oleh pihak pemerintah Tiyuh setempat.
"Ini juga kepalo Tiyuh Daya Sakti yang mengawasi karena pihak PUPR yang memintanya, sebab pengawas dari PU maupun pemborong nya kami tidak tahu.kalau untuk panjang pekerjaan drainase itu sekitar 194 m,"ujar pekerjaan.
Saat di hubungi pengawas lapangan sekaligus kepalo Tiyuh setempat belum berhasil di konfirmasi.
Sementara, pihak PUPR propinsi Lampung juga belum dapat di hubungi.(San)
.png)

.png)
