Babakan Madang, Bogor – Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, tengah menggenjot penyelesaian proyek infrastruktur utama menjelang akhir tahun 2025. Program yang menjadi prioritas, termasuk pembangunan jalan dan perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu), disambut antusias oleh masyarakat.
Kepala Desa Bojong Koneng, Bapak Rusdi Anwar, menyatakan bahwa rampungnya proyek ini akan dilanjutkan dengan seremonial ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor.
Progres Pembangunan Jalan dan Rutilahu
Bapak Rusdi menjelaskan bahwa program pembangunan fisik di Desa Bojong Koneng terbagi dalam beberapa jenis, dengan fokus utama pada perbaikan jalan dan Rutilahu:
- Betonisasi Jalan: Proyek betonisasi jalan telah mencapai 100% penyelesaian. Jalan beton ini memiliki panjang kurang dari 1.000 meter (hampir 1 km) dan melintasi satu kampung.
- Hotmix Jalan: Pengerjaan hotmix (pengaspalan panas) sedang berlangsung dan kini mencapai sekitar 40% progres. Pengerjaan ini telah mencapai Kampung Sudik dan memiliki panjang sekitar 7 kilometer, melintasi beberapa kampung, hingga mencapai KM 0.
- Rutilahu: Program perbaikan rumah tidak layak huni menargetkan 541 rumah. Program ini akan dilakukan secara bertahap (2025 dan 2026), dan seluruhnya direncanakan mendapat alokasi anggaran.
- Target Pembukaan: Jalan yang telah selesai akan secara resmi dibuka pada hari Jumat.
- Ucapan Terima Kasih: Warga, termasuk RT/RW, akan mengkoordinasikan ucapan terima kasih atas program ini.
- Keterlibatan Masyarakat: Warga sangat antusias dan bahkan ada yang melakukan swadaya mengecor sendiri bagian jalan di depan rumah mereka agar lebih lebar.
- Pengamanan Proyek: Selama pengerjaan, warga juga terlibat dalam piket pengamanan di lokasi proyek jalan.
"Program Rutilahu ini menjadi prioritas, di samping perbaikan jalan. Ini untuk kesejahteraan warga kami," ujar Bapak Rusdi.
Dukungan Warga dan Upaya Swadaya
Progres infrastruktur ini mendapat dukungan kuat dari masyarakat. Warga diimbau untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Bogor.
- Jembatan: Proyek pembangunan jembatan masih dalam tahap pengerjaan dan belum rampung di akhir tahun ini.
- Fasilitas Olahraga: Desa juga merencanakan pembangunan fasilitas olahraga seperti stadion mini pada tahun 2026.
- Fasilitas Kesehatan: Perencanaan pembangunan Puskesmas juga masuk dalam prioritas.
- Fasos Fasum: Perencanaan fasilitas sosial dan umum lainnya sedang dipersiapkan.
Proyek Lain dan Prioritas 2026
Kades menambahkan, selain jalan dan Rutilahu, Desa Bojong Koneng juga sedang berupaya menggarap proyek infrastruktur lain yang menjadi kebutuhan dasar, meskipun penyelesaiannya belum secepat jalan:
Bapak Rusdi Anwar menegaskan bahwa pembangunan ini bertujuan agar warga dapat menikmati infrastruktur yang layak, terutama karena Desa Bojong Koneng merupakan jalur utama lintas warga. Diperkirakan, sekitar 6.000 Kepala Keluarga (KK) akan menikmati manfaat langsung dari perbaikan infrastruktur jalan ini.
(16 Desember 2025)
.png)

.png)
