Pontianak, Kalbar : Kembali masyarakat mempersoalkan proyek jalan milik PUPR Kota Pontianak. Mereka menuding paket enak gila jalan rabat beton Tabrani Ahmad rentan penyimpangan.
" Ini proyek siluman bang. Papan plang tidak ada. Kondisi fisiknya banyak menggunakan campuran batu kong. APK juga nol. Nilainya berapa dan siapa pelaksananya, Jin atau orang, kita tidak tahu, ucap Hlm, warga sekitar.
Saat ini, katanya, pekerjaan sedang dan sudah berjalan sekitar 75 persen. Pengawasannya pun jarang tampak dilokasi. Ini yang menjadi faktor penyebab minimnya mutu pekerjaan.
" Kami berharap Walikota Pontianak memanggil Kabid Bina Marga yang kontrol cuma lewat HP. Tanya sebatasnya mana tugas yang telah dilakukan. Bila perlu terjun kelapangan melihat langsung realisasi pekerjaan termasuk aturan main yang ada, dilaksanakan atau tidak, " pintanya.
Hlm juga menilai pelaksanaannya tidak mencerminkan unsur kualitas dan kwantitas. Terlalu banyak volume yang dikurangi, sehingga, belum selesai, sudah kelihatan kalau tubuh jalan tidak kokoh dan bakal hancur dalam hitungan 5 bulan kedepan.( 007/ D.Arifin )
.png)

.png)
