Kalbar, Sanggau: Meskipun masyarakat teriak melihat proyek pembangunan rumah dinas kepsek guru dan penjaga sekolah SDN 44 Terentang Kabupaten Sanggau, tahun 2025, yang tidak mengikuti aturan main Bestek, Bupati dan DPRD tetap biasa-biasa saja, maneduli.
" Pekerjaannya menyimpang dari acuan bestek. Hal itu terlihat dari material yang digunakan, kualitasnya jauh dibawah standar, bukan yang tercantum dalam buku petunjuk tehnis. Ini semua akibat lemotnya pengawasan Diknas, " ungkap, Dyt, Pemerhati Pembangunan Kalbar.
Ia mengatakan, hasil bangunan tersebut tidak mencerminkan mutu yang sesuai dengan harapan masyarakat. Bupati, APH maupun DPRD setempat harus cek lapangan dan buktikan sendiri, jangan cuma terima laporan bagus, sementara yang jelek disembunyikan.
" Bupati dan DPRD Kabupaten Sanggau perlu croscek lapangan agar tahu mana yang benar atau bohong. Catat bahan-bahan material yang digunakan dan sesuaikan dengan RAB yang ada, " pinta Dyt. ( 007/ D.Arifin )
.png)

.png)
