Kalbar, Sanggau: Mutu lemot, volume minim, " Kata masyarakat seraya menembak pembangunan Jalan Akses Wisata Riam Macam Kabupaten Sanggau segede Rp.928 Juta dari kantong DAU, yang digarap CV Adipramana Dimitra Surya.
" Dilapangan, pekerjaannya sedikit aneh. Setengah aspal, sisanya rabat beton. Kenapa sepotong-sepotong, tidak beton semua setelah itu diaspal total. Ini maksudnya apa. Kerjaannya asal-asalan lagi. Banyak pasir bermunculan disana-sini, " tanyanya memohon jawaban dari Kadis.
Ia menyebut volumenya terlalu tipis dan mudah hancur. Saluran kiri kanan juga tidak ada. Paket pembangunan jalan kelihatan keluar dari spesifikasi tehnis yang bikin pelaksana termasuk pengelola kenyang banget.
Warga tadi berharap agar Bupati lincah tidak monoton hanya ngurusin peresmian serta terima laporan asal bapak senang. " Bupati aktif dong. Ini duit masyarakat yang harus dipertanggung jawabkan. Terjun kelapangan, ajak kami, lihat langsung kondisi sebenarnya, " pintanya.
Kepala Daerah itu, lanjutnya, harus dengar keinginan masyarakat, ketika banyak keluhan yang datang. Jangan aspirasi itu dianggap sepele, lantas cuek dengan isu yang berkembang. Dimana letak sikap peduli seorang Kepala Daerah.
Gara-gara tidak profesionalnya Kadis dan Kabid Perumahan Rakyat Kawasan permukiman Dan Pertanahan Kabupaten Sanggau, sambungnya, Bupati yang kena jeleknya. Makanya panggil mereka berdua dan tanya dengan seksama.(007/D.Arifin)
.png)

.png)
