• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Rumah Markus Palimbong Dilalap Si Jago Merah di Siang Bolong

    Jumat, 02 Januari 2026, Januari 02, 2026 WIB Last Updated 2026-01-02T12:12:23Z
    masukkan script iklan disini



    SULSEL, Ungkapfakta.info – 

    Sebuah rumah milik Markus Palimbong di Jalan Tupai, Kelurahan Pattene, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, terbakar dilalap si jago merah pada Jumat siang, (02/01/2026).

    Kebakaran yang terjadi di siang hari itu menghanguskan bangunan rumah.

    Peristiwa tersebut terjadi saat aktivitas warga di sekitar lokasi sedang berlangsung.

    Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari dalam rumah korban, disusul kobaran api yang dengan cepat membesar.

    Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung berdatangan ke lokasi, namun tidak mampu berbuat banyak karena api terlanjur meluas.

    “Api muncul tiba-tiba dari dalam rumah. Tidak lama kemudian langsung membesar,” ujar salah seorang tetangga korban yang tinggal di belakang rumah.
    Menurut keterangan warga, bagian rumah yang pertama kali terbakar merupakan kamar yang di dalamnya terdapat banyak barang mudah terbakar seperti kain, kertas, serta perabot berbahan kayu.

    Kondisi tersebut membuat api cepat merambat ke bagian lain bangunan.

    Markus Palimbong dan keluarganya berhasil keluar dari rumah sebelum api membesar.

    Walaupun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh isi kamar dan sebagian besar perabot rumah tangga tidak sempat diselamatkan.

    Warga menduga kebakaran tersebut dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Dugaan itu diperkuat dengan tidak ditemukannya sumber api lain di sekitar lokasi kejadian.

    “Dugaan sementara karena korsleting listrik. Tapi untuk memastikan penyebab pastinya, masih menunggu hasil olah TKP dari pihak kepolisian,” kata seorang warga lainnya.

    Keluarga Markus Palimbong hanya pasrah menyaksikan rumahnya habis di lalap si jago merah. Masyarakat berharap uluran bantuan dari pemerintah setempat dapat disalurkan kepada korban
    Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan pengamanan dan pendataan awal untuk kepentingan penyelidikan. Hingga kini, aparat masih melakukan pendalaman guna memastikan sumber kebakaran.

    Berdasarkan data kebakaran di Kota Palopo, sepanjang tahun 2025 tercatat lebih dari tiga puluh kejadian kebakaran. Sebagian besar kasus tersebut disebabkan oleh arus pendek listrik akibat instalasi yang tidak sesuai standar atau sudah berusia tua.

    Pihak terkait kembali mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat listrik.

    Warga diimbau untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, minimal setiap tiga hingga lima tahun, serta menghindari penggunaan sambungan listrik berlebihan.

    “Hindari penggunaan kabel bertumpuk dan stop kontak berlebihan karena itu sangat berisiko memicu kebakaran,” ujar seorang petugas di lokasi kejadian.

    Akibat peristiwa ini, Markus Palimbong dan keluarganya mengalami kerugian material yang cukup besar.

    Rumah yang menjadi tempat tinggal sehari-hari kini tidak dapat dihuni sementara waktu.

    Korban saat ini membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar pascakebakaran.

    Hingga berita ini diturunkan, proses penyelidikan penyebab kebakaran masih berlangsung.

    Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan potensi gangguan instalasi listrik di lingkungan sekitar guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. 


    Yustus
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e