Tapanuli Utara –Ungkap Fakta.Info) Dugaan penyalahgunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2024 mencuat di Desa Lobu Hole, Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara. Berdasarkan data resmi penyaluran, desa ini menerima pagu anggaran sebesar Rp 914.097.000 dan telah terealisasi 100 persen dengan nilai yang sama.
Lobu Hole, 19 Februari 2026 – Meski anggaran telah cair penuh, kondisi pembangunan di desa tersebut justru menuai tanda tanya besar. Sejumlah warga menilai tidak terlihat perubahan signifikan yang sebanding dengan dana hampir satu miliar rupiah yang telah digelontorkan pemerintah pusat ke desa itu.
Kepada tim LSM Elangmas, seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan menyampaikan kritik keras. “Silakan lihat sendiri kondisi desa ini. Apakah pantas dengan anggaran Rp 914 juta? Kami masyarakat tidak bodoh,” tegasnya.
LSM Elangmas menyebut ada indikasi kuat ketidaksesuaian antara laporan penggunaan anggaran dengan fakta di lapangan. Dugaan pun mengarah kepada Kepala Desa berinisial TU yang dinilai harus bertanggung jawab penuh atas pengelolaan dana tersebut.
“Dana desa bukan uang pribadi. Itu uang rakyat. Jika ada penyimpangan sekecil apa pun, harus diusut tuntas,” tegas perwakilan LSM Elangmas. Mereka memastikan akan segera membuat laporan resmi ke Kepolisian Daerah Sumatera Utara dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara agar dilakukan audit investigatif secara menyeluruh.
Sikap kepala desa yang dinilai tertutup juga semakin memperkuat kecurigaan publik. Awak media telah melayangkan surat konfirmasi tertulis melalui WhatsApp guna meminta klarifikasi penggunaan anggaran Rp 914.097.000 tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, tidak ada jawaban ataupun penjelasan resmi.
LSM Elangmas menegaskan, jika dalam waktu dekat tidak ada klarifikasi terbuka kepada masyarakat, maka proses hukum akan menjadi langkah berikutnya. Mereka mendesak aparat penegak hukum segera turun tangan sebelum dugaan ini berkembang menjadi preseden buruk bagi pengelolaan Dana Desa di wilayah Sumatera Utara.
Awak media akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas demi memastikan tidak ada satu rupiah pun Dana Desa yang disalahgunakan.
(HG)
.png)

.png)
