Jakarta. ungkapfakata.info - Bulan Ramadhan telah tiba sejumlah harga pangan di pasar tradisional pun menjelang bulan Ramadhan 2026 mengalami pergerakan yang beragam pada Selasa (18/2/2026). Berdasarkan data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional per pukul 10.16 WIB sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan.
Harga cabai rawit merah naik 9,54 % atau naik Rp7.300 menjadi Rp83.850 per kg. Cabai merah keriting juga naik sebesar 8,16 % atau Rp3.800 menjadi Rp50.350 per kg.
Cabai rawit hijau naik 5,34 % menjadi Rp57.200 per kg, sedangkan cabai merah besar meningkat 0,56 % menjadi Rp44.850 per kg.
Bahan pangan yang lain seperti bawang merah ukuran sedang naik 5,68 % atau Rp2.500 menjadi Rp46.500 per kg. Bawang putih ukuran sedang mengalami kenaikan 1,35 % menjadi Rp41.350 per kg.
Kemudian beras juga mengalami kenaikan, beras kualitas bawah I naik 3,13 % menjadi Rp14.850 per kg, sementara beras kualitas bawah II naik 4,55 % menjadi Rp15.100 per kg. Beras kualitas medium I dan II masing-masing naik menjadi Rp16.100 per kg, dengan kenaikan 1,26 % dan 2,22 %.
Adapun harga bahan pokok yang mengalami penurunan ,seperti beras kualitas super I dan II justru mengalami penurunan. Harga beras super I turun 1,17 % menjadi Rp16.950 per kg, dan beras super II turun 0,3 % menjadi Rp16.650 per kg.
Kemudian,harga daging ayam ras segar naik 2,18 % atau Rp900 menjadi Rp42.150 per kg. Daging sapi kualitas I naik 1,74 % menjadi Rp145.900 per kg, sedangkan daging sapi kualitas II meningkat 2,83 % menjadi Rp139.400 per kg.
Telur Ayam juga mengalami kenaikan, Telur ayam ras segar naik 3,91 % atau Rp1.250 menjadi Rp33.200 per kg. Sementara itu, gula pasir lokal mengalami kenaikan 1,36 % menjadi Rp18.650 per kg. Gula pasir kualitas premium turun 0,25% menjadi Rp19.800 per kg.
Harga minyak goreng curah naik 3,69 % menjadi Rp19.650 per kg, sementara minyak goreng kemasan bermerek I dan II juga mengalami kenaikan masing-masing sebesar 1,11 % menjadi Rp22.850 per kg dan 2,08 % menjadi Rp22.050 per kg.
Demikian sejumlah harga bahan pokok yang mengalami kenaikan diawal bulan ramadhan dan masyarakat berharap pemerintah bisa menekan harga kebutuhan pokok, mengingat kebutuhan pokok selama bulan ramadhan juga mengalami peningkaran hingga Idul Fitri. **red/Atk
.png)

.png)
