MEDIA UNGKAP FAKTA INFO//Muara Enim Sumsel--Bupati Muara Enim H. Edison, S.H., M.Hum. menghadiri rapat koordinasi sinergi program pengentasan kemiskinan sekaligus rilis berita resmi statistik yang disampaikan Badan Pusat Statistik RI di Griya Agung Palembang, Kamis (5/2).
Pada kesempatan tersebut diumumkan bahwa angka kemiskinan di Provinsi Sumatera Selatan berhasil turun ke satu digit, yakni 9,85 persen, terendah dalam sejarah setelah sebelumnya pada tahun 2024 berada di angka 10,51 persen.
Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Wakil Gubernur H. Cik Ujang, serta sejumlah kepala daerah lainnya diwilayah Provinsi Sumsel juga dilaksanakan penandatanganan komitmen dukungan terhadap Sensus Ekonomi 2026 serta penyelenggaraan statistik daerah. Hal ini sebagai langkah strategis untuk memastikan kebijakan pembangunan berbasis data yang lebih akurat.
Bupati menyampaikan selamat atas capaian diraih provinsi Sumsel yang berhasil menekan angka kemiskinan menjadi satu digit ditahun 2025. Selain itu, Bupati apresiasi pertumbuhan ekonomi Sumsel pada tahun 2025 juga menunjukkan tren positif dengan angka 5,35 persen, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,11 persen.
Bupati menegaskan di antara kabupaten dan kota di Sumsel, Muara Enim tampil sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi mencapai 7,17 persen pada tahun 2025 (triwulan II). Hal ini, lanjutnya menegaskan peran Kabupaten Muara Enim sebagai motor penggerak pembangunan di provinsi, sekaligus menjadi bukti nyata kontribusi daerah dalam mendukung pencapaian makro ekonomi Sumsel. Dengan capaian tersebut, Ia berharap dampak positif dapat dirasakan secara merata oleh seluruh kabupaten dan kota di Sumsel.
Penurunan angka kemiskinan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi menjadi fondasi penting untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat."(Elwin/GMMB)
[prokopim-me]
.png)

.png)
