• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Perbaikan Jembatan Lalan Terkesan Mangkrak, Masyarakat Gandeng Lembaga dan Ormas Bakal Aksi

    Kamis, 26 Februari 2026, Februari 26, 2026 WIB Last Updated 2026-02-26T16:28:41Z
    masukkan script iklan disini




    Www.ungkapfakta.com MUBA- Perbaikan Jembatan Lalan yang mengalami kerusakan parah setelah ditabrak tongkang batubara hingga kini dinilai belum menunjukkan progres signifikan. 


    Kondisi tersebut memicu kekecewaan masyarakat Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan.


    Sejak insiden tongkang batubara menghantam konstruksi jembatan beberapa waktu lalu, akses transportasi warga terganggu. Aktivitas ekonomi tersendat, distribusi barang melambat.


    Warga mengaku harus memutar jalur atau mengandalkan transportasi alternatif yang memakan waktu.


    “Sudah cukup lama kami bersabar. Tapi sampai sekarang perbaikan terkesan jalan di tempat. Ini menyangkut urat nadi perekonomian masyarakat,” ujar salah satu tokoh pemuda Lalan.


    Kondisi tersebut mendorong masyarakat menggandeng sejumlah lembaga, organisasi kemasyarakatan (ormas), serta elemen pers untuk menyuarakan aspirasi secara terbuka. Mereka berencana menggelar aksi damai sebagai bentuk desakan agar perbaikan jembatan segera dituntaskan.


    Mauzan alias Bonang Ketua Generasi Muda Peduli Tanah Air (GEMPITA) Kabupaten Musi Banyuasin mengatakan gerakan aksi kali ini Gabungan Ormas dan Lembaga seperti DPD LAN, Legmas Pelhut Muba, AKPERSI Muba, Cakar Sriwijaya Muba, AWDI Muba, PWO DWIPA Muba dan meidaadvokasi.id merupakan bentuk kepedulian terhadap kepentingan publik.


    "Massa menuntut adanya kejelasan progres pekerjaan, transparansi anggaran, serta kepastian waktu penyelesaian perbaikan jembatan tersebut," ujar Bonang, Rabu (26/02/26).


    Selain itu, juga pihaknya meminta adanya evaluasi terhadap aktivitas tongkang batubara yang melintas di perairan sekitar jembatan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.


    "Aksi yang direncanakan pada tanggal 03 Maret 2026, kami berharap pemerintah daerah, instansi terkait segera memberikan kepastian demi memulihkan konektivitas dan roda perekonomian di wilayah Lalan," tutup Bonang.


    Team

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e