• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Sempat Diprotes Warga karena Rusak Parah, Kapan Jalan Fatahillah Diperbaiki? Ini Jawaban DPRD

    Selasa, 17 Februari 2026, Februari 17, 2026 WIB Last Updated 2026-02-18T02:59:57Z
    masukkan script iklan disini



     

    CIREBON – Keluhan masyarakat terkait kerusakan parah di ruas Jalan Raya Fatahillah, Kabupaten Cirebon, akhirnya mendapat respons positif dari pihak legislatif. Jalur strategis yang menghubungkan Plered dan Sumber tersebut dipastikan akan segera diperbaiki pada tahun 2026 ini.


    Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon, Anton Maulana, memberikan klarifikasi mengenai status jalur tersebut. Ia menegaskan bahwa kewenangan pemeliharaan Jalan Raya Fatahillah berada di bawah Pemerintah Provinsi Jawa Barat, bukan pemerintah daerah. Anton memastikan koordinasi telah dilakukan dan proyek perbaikan sudah masuk dalam agenda tahun anggaran 2026.


    "Itu jalan provinsi, tahun ini sudah ada kegiatannya. Ya, tahun ini dipastikan ada perbaikan jalan," ujar Anton saat memberikan keterangan kepada awak media, Selasa (17/2/2026).


    Terkait kondisi di lapangan yang belum menunjukkan tanda-tanda pengerjaan, Anton menjelaskan bahwa saat ini proyek tersebut masih dalam tahap prosedur administrasi di tingkat provinsi.


    "Saat ini sedang menunggu proses lelangnya. Kami berharap agar Jalan Raya Fatahillah dapat segera diperbaiki secepatnya," imbuhnya. 


    Politisi dari fraksi partai Golkar ini berharap perbaikan tersebut nantinya dapat mengembalikan kenyamanan dan keamanan bagi para pengguna jalan yang selama ini dihantui risiko kecelakaan akibat lubang jalan.


    "Harapannya tentu agar pengguna jalan semakin nyaman dan aman saat melintas, tanpa ada lagi kendala jalan berlubang," pungkas Ketua Komisi III DRPD Kabupaten Cirebon ini.


    Sebelum adanya kepastian ini, gelombang protes sempat muncul dari para pengguna jalan. Salah satunya dari Ali Sadikin (45), yang mengaku kecewa dengan lambatnya penanganan di jalur utama tersebut. Menurutnya, melintasi Jalan Fatahillah saat ini bukan lagi soal kenyamanan, melainkan taruhan keselamatan.


    "Kalau lewat sini sudah tidak nyaman sekali. Apalagi kalau ada genangan air, lubang di jalan jadi tidak kelihatan. Ini sangat mengkhawatirkan bagi kami," ungkap Ali kepada wartawan RRI.co.id pada Senin (16/2/2026) kemarin.


    Ali juga mengkritik pola perbaikan yang selama ini dinilai "setengah hati". Ia menyebut pemerintah lebih sering melakukan penambalan (patching) yang tidak bertahan lama daripada pengaspalan menyeluruh.


    "Saya sangat kecewa, jalan rusak ini terkesan dibiarkan. Harapannya, Jalan Raya Fatahillah ini segera diperbaiki total dari ujung lampu merah Plered sampai lampu merah Sumber (Watubelah). Jangan tunggu ada korban jiwa baru diperbaiki," pungkasnya.


    Dengan masuknya proyek ini ke tahap lelang, masyarakat kini menanti realisasi janji pemerintah provinsi untuk mengakhiri penderitaan para pengendara yang setiap hari melintasi jalur berlubang tersebut.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e