• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     


    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Bupati Parigi Moutong Audiensi dengan Menteri Transmigrasi RI, Dorong Penguatan Kawasan Transmigrasi Bahari Tomini Raya

    Kelvin yansa
    Kamis, 05 Maret 2026, Maret 05, 2026 WIB Last Updated 2026-03-05T12:09:18Z
    masukkan script iklan disini



     


    Jakarta– Bupati Erwin Burase didampingi Wakil Bupati Abdul Sahid bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melaksanakan audiensi dengan Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia, Selasa (03/03/2026), di Ruang Rapat Menteri Transmigrasi RI, Jakarta Selatan.


    Rombongan Pemkab Parigi Moutong diterima langsung oleh Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman, didampingi Dirjen dan jajaran pejabat lingkup kementerian.


    ### Sejarah dan Kontribusi Transmigrasi


    Dalam pemaparannya, Bupati Erwin Burase menyampaikan bahwa program transmigrasi di Kabupaten Parigi Moutong telah dimulai sejak 1962, ditandai kedatangan 52 KK asal Bali di SP Nambaru, Desa Sumber Sari, Kecamatan Parigi Selatan. Program berlanjut pada 1967–1968 dengan ratusan kepala keluarga dari Bali dan Jawa di SP Torue dan SP Tolai, serta gelombang transmigran berikutnya dari berbagai daerah di Indonesia.


    Menurut Bupati, kawasan transmigrasi telah menjadi pilar penting pembangunan daerah, terutama dalam sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan.


    Kawasan Transmigrasi Bahari Tomini Raya saat ini memiliki potensi unggulan, antara lain:


    * Durian: 903,9 ton/tahun

    * Padi: 3.742 ton/tahun

    * Kelapa: 8.975 ton/tahun

    * Kakao: 2.437 ton/tahun

    * Perikanan tangkap: 8.134 ton/tahun

    * Perikanan budidaya: 2.759 ton/tahun


    Potensi tersebut dinilai strategis untuk dikembangkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis agro-maritim.


    ### Tantangan dan Usulan Strategis


    Meski memiliki potensi besar, Pemkab Parigi Moutong juga menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya angka kemiskinan mencapai 117.432 jiwa, kerusakan infrastruktur jalan sepanjang 192,75 km, kerusakan enam daerah irigasi seluas 1.008 hektare, serta keterbatasan akses permodalan dan teknologi perikanan.


    Dalam audiensi tersebut, Pemda mengusulkan:


    1. **Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi**, meliputi pembangunan RTJK sisa daya tampung, jalan lingkungan kawasan, tanggul abrasi pantai, dan drainase tipe 70.

    2. **Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Transmigrasi**, melalui pengembangan kapal tangkap dan bagan apung, pembangunan sentral pelelangan ikan, wisata bahari transmigrasi, serta koperasi nelayan Merah Putih.


    Menanggapi hal tersebut, Menteri M. Iftitah Sulaiman menyampaikan apresiasi dan akan mempelajari seluruh proposal lebih lanjut. Ia juga menekankan pentingnya fokus pada pengentasan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja melalui pembangunan ekosistem ekonomi desa modern.


    Selain itu, Menteri mengungkapkan adanya calon investor asal Tiongkok yang berminat mengembangkan komoditas kelapa dengan kebutuhan lahan sekitar 2.000 hektare, dan meminta kesiapan lahan dari pemerintah daerah sesuai ketentuan yang berlaku.


    Audiensi ini menjadi langkah strategis memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dan pemerintah pusat dalam mendorong transformasi kawasan transmigrasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang produktif, modern, dan berkelanjutan.


    *Sumber: Diskominfo Kabupaten Parigi Moutong.*

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e