Polda Jawa Barat melalui Tim Disaster Victim Identification (DVI) terus melakukan upaya maksimal dalam proses identifikasi korban bencana longsor yang terjadi di Kampung Pasir Langu, Kecamatan Cisarua. Proses identifikasi dilakukan secara ilmiah melalui serangkaian pemeriksaan forensik, termasuk metode identifikasi DNA untuk memastikan identitas para korban secara akurat.
Seiring dengan perkembangan hasil identifikasi tersebut, Polda Jabar melaksanakan penyerahan pergantian batu nisan dengan mencantumkan nomor register serta nama korban yang telah teridentifikasi secara pasti. Langkah ini dilakukan setelah identitas korban dipastikan melalui proses verifikasi ilmiah oleh tim forensik.
Pergantian batu nisan tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada para korban sekaligus memberikan kepastian kepada keluarga yang sebelumnya masih menunggu hasil identifikasi. Dengan metode identifikasi DNA yang dilakukan oleh Tim DVI, identitas korban dapat dipastikan secara akurat sehingga nama yang tercantum pada batu nisan sesuai dengan data ilmiah yang telah diverifikasi.
Upaya ini juga mencerminkan komitmen Polda Jawa Barat dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat, khususnya kepada keluarga korban bencana. Melalui proses identifikasi yang dilakukan secara profesional, teliti, dan transparan, diharapkan keluarga korban dapat memperoleh kepastian serta ketenangan.
Selain itu, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana, di mana kepastian identitas korban diharapkan dapat membantu keluarga dalam menghadapi proses duka serta memberikan penghormatan yang layak kepada para korban bencana longsor di wilayah tersebut.
TH

.png)

.png)
