• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Program Makan Bergizi Gratis di Wayrilau Tanggamus Disorot, Guru Kritisi Transparansi Anggaran dan Kualitas Menu

    By Redaksi
    Selasa, 03 Maret 2026, Maret 03, 2026 WIB Last Updated 2026-03-02T17:50:41Z
    masukkan script iklan disini




    Ungkapfakta.info // Kabupaten Tanggamus, 2 Maret 2026 – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan melalui dapur SPPG Wayrilau, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus, tengah mendapat sorotan tajam dari masyarakat, khususnya para guru. Menu yang disajikan pada hari ke-12 Ramadan dinilai jauh dari standar gizi yang seharusnya, memicu kekecewaan sekaligus dugaan ketidaktransparanan dalam pengelolaan anggaran program.

     

    Beberapa guru di wilayah Kecamatan Cukuh Balak secara tegas mengkritik kualitas sajian tersebut. “Menu ini jelas tidak layak disebut bergizi untuk anak-anak jika hanya terdiri dari Telur,susu, bolu kukus, dan satu buah salak, apalagi di bulan Ramadan. Kami menduga ada pengurangan anggaran dari pihak pengelola dapur SPPG yang dikelola oleh Pak Muhyin selaku kepala dapur dan Koordinator Kecamatan,” ucap salah seorang guru, Senin (2/3/2026).

     

    Lebih lanjut, sejumlah guru mengungkapkan bahwa telur yang disajikan dalam menu tersebut bahkan belum matang sempurna. “Kalau hanya susu, bolu kukus  dan salak yang sudah busuk, itu bukan menu bergizi yang dibutuhkan anak-anak untuk tumbuh kembang, melainkan makanan yang tidak layak konsumsi,” tambah mereka dengan penuh keprihatinan.

     

    Selain mengeluhkan kualitas menu, para guru juga menyoroti transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran program MBG. Mereka mempertanyakan ketidaksesuaian antara dana yang dialokasikan dengan kualitas menu yang diterima masyarakat. “Anggaran besar seharusnya menghasilkan menu bermutu tinggi. Disebutkan anggaran dari pusat sebesar Rp10.000 per menu, tapi kenyataan di lapangan sangat jauh dari standar. Pertanyaannya adalah, kemana anggaran tersebut dialokasikan? Apakah program ini sudah menjadi ladang penyelewengan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab?” ujar para guru dengan tegas.

     

    Kritik tersebut mencerminkan kekecewaan mendalam masyarakat terhadap efektivitas serta kualitas pelaksanaan program MBG. Mereka menuntut evaluasi menyeluruh, peningkatan mutu menu, audit anggaran secara transparan, serta pengelolaan yang bertanggung jawab agar program ini benar-benar memberikan manfaat dan tepat sasaran.

     

    Pihak terkait diharapkan segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki program Makan Bergizi Gratis demi kesehatan dan masa depan anak-anak di Kabupaten Tanggamus. (Tim)

     

     

     

    .

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e