Pasaman.Ungkap Fakta.Info.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pasaman mulai melakukan penyempurnaan dan pemutakhiran data atlet serta pelatih di seluruh wilayah Pasaman.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola administrasi sekaligus memperkuat sistem pembinaan olahraga daerah menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI tahun 2026.
Ketua KONI Pasaman, SY Ade Herman, menegaskan bahwa pendataan ulang ini mencakup seluruh atlet dan pelatih dari berbagai cabang olahraga yang tersebar di kabupaten tersebut. Program ini diharapkan dapat menghasilkan basis data yang akurat, terintegrasi, dan berkelanjutan.
“Kami tengah melakukan penyempurnaan data atlet dan pelatih di seluruh Kabupaten Pasaman. Ini penting untuk memastikan setiap proses pembinaan berjalan tepat sasaran dan terukur,” ujar Ade Herman saat ditemui, Kamis (2/4/2026).
Menurutnya, selama ini masih ditemukan data yang belum sinkron, baik dari sisi jumlah atlet aktif, pelatih bersertifikasi, maupun sebaran cabang olahraga. Kondisi tersebut dinilai dapat menghambat efektivitas program pembinaan serta pengambilan kebijakan strategis di bidang olahraga.
“Melalui program ‘Satu Data Atlet dan Pelatih Kabupaten Pasaman’, kami ingin menghadirkan sistem yang terintegrasi. Dengan data yang valid, kita bisa merancang program pembinaan yang lebih tepat, termasuk dalam persiapan menghadapi Porprov 2026,” jelasnya.
Selain sebagai basis perencanaan, data tersebut juga akan menjadi acuan dalam proses seleksi atlet, peningkatan kualitas pelatih, serta distribusi dukungan anggaran. KONI Pasaman menargetkan seluruh cabang olahraga dapat berpartisipasi aktif dalam proses pendataan ini.
Ade Herman menambahkan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pengurus cabang olahraga, pemerintah daerah, serta stakeholder terkait untuk memastikan kelengkapan dan keakuratan data.
“Ini bukan sekadar pendataan, tetapi fondasi untuk membangun prestasi olahraga Pasaman ke depan. Kami ingin memastikan tidak ada atlet potensial yang terlewat dan seluruh pelatih mendapatkan perhatian yang layak,” katanya.
Dengan langkah ini, KONI Pasaman optimistis dapat meningkatkan daya saing atlet daerah serta meraih hasil maksimal pada Porprov Sumbar XVI tahun 2026.
(Joni Satri)
.png)

.png)
