Www.ungkapfakta.com DPW LSM GEMPITA SUMSEL ARIANTO S,OS menyampaikan belasungkawa mendalam atas tragedi kecelakaan maut yang melibatkan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki minyak di Jalan Lintas Sumatera, Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara, Rabu (6/5/2026).
Peristiwa tragis yang disertai ledakan hebat tersebut merenggut 16 nyawa dan menyebabkan sejumlah penumpang mengalami luka bakar serius.
Penanganan cepat dilakukan oleh Polda Sumatera Selatan. Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya, menyatakan bahwa kepolisian telah mengaktifkan Operasi Disaster Victim Identification (DVI) skala penuh. Proses identifikasi korban saat ini dipusatkan di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang dengan melibatkan tim forensik dan laboratorium DNA, mengingat banyaknya korban yang sulit dikenali akibat luka bakar.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, saat bus ALS yang dikemudikan Alif (44) diduga mencoba menghindari lubang jalan, namun kehilangan kendali hingga masuk ke jalur berlawanan dan bertabrakan dengan truk tangki. Benturan keras tersebut langsung memicu ledakan yang menghanguskan kedua kendaraan.
Kapolres Muratara, Rendy Surya Aditama, mengungkapkan bahwa dari hasil olah tempat kejadian perkara ditemukan sejumlah muatan di dalam bus yang diduga memperparah kebakaran, seperti tabung gas, sepeda motor, mesin motor, serta material mudah terbakar lainnya.
Hingga saat ini, total korban meninggal dunia mencapai 16 orang, terdiri dari penumpang bus, awak bus, serta pengemudi dan penumpang truk tangki. Sementara itu, beberapa korban luka masih menjalani perawatan intensif di RSUD Rupit.
Ketua DPW LSM GEMPITA SUMSEL ARIANTO S,OS menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas peristiwa tersebut.
“Kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya para korban. Semoga almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujarnya.
Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya kelalaian pengemudi serta kondisi infrastruktur jalan. Kerugian materiil dalam kejadian ini ditaksir mencapai Rp500 juta.
Polda Sumsel juga mengimbau kepada keluarga yang merasa memiliki anggota keluarga sebagai penumpang bus ALS untuk segera mendatangi posko DVI di Palembang dengan membawa dokumen pendukung guna mempercepat proses identifikasi.
Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan transportasi dan perlunya perhatian serius terhadap kondisi jalan serta pengawasan kendaraan demi mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

.png)

.png)
