• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     


    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Geram Anggotanya Diduga Dianiaya, Forum Cakar Sriwijaya Kepung Kantor FIF Group Palembang: “Copot dan Pecat Oknum Arogan!”

    Selasa, 12 Mei 2026, Mei 12, 2026 WIB Last Updated 2026-05-12T12:45:38Z
    masukkan script iklan disini




    Www.ungkapfakta.com Palembang – Ratusan massa dari Forum Cakar Sriwijaya mengepung kantor FIF Group di Jalan Basuki Rahmat, Palembang, Selasa (12/5/2026) pagi. Aksi besar-besaran itu dipicu dugaan tindakan arogan salah satu oknum karyawan FIF bernama Jefriansyah terhadap anggota Forum Cakar Sriwijaya, Muhammad Basith.


    Dengan membawa spanduk, pengeras suara, dan meneriakkan kecaman keras, massa menuntut pihak FIF Group tidak cuci tangan atas dugaan penganiayaan dan perusakan handphone milik Basith. Massa bahkan mendesak agar oknum tersebut segera dipecat karena dinilai telah mencoreng nama perusahaan dan meresahkan masyarakat.


    Ketua Umum Forum Cakar Sriwijaya, Geri, dalam orasinya menyebut tindakan yang diduga dilakukan oknum karyawan FIF tersebut sebagai bentuk arogansi yang tidak pantas dipertahankan di lingkungan perusahaan pembiayaan sebesar FIF Group.


    “Kami datang bukan untuk mencari panggung, tapi mencari keadilan. Jangan sampai rakyat kecil diinjak-injak lalu perusahaan pura-pura tidak tahu. Kalau FIF masih mempertahankan oknum arogan seperti ini, masyarakat akan menilai perusahaan gagal mendidik moral karyawannya,” tegas Geri disambut sorakan massa.



    Menurutnya, perusahaan tidak boleh hanya sibuk mengejar target dan keuntungan, tetapi tutup mata terhadap perilaku oknum karyawan yang diduga bertindak semena-mena terhadap konsumen maupun masyarakat.


    Orasi panas juga disampaikan Edi Medan dan Martin. Keduanya menilai dugaan tindakan tersebut telah melukai rasa keadilan dan dapat memicu kemarahan publik apabila tidak segera ditindak tegas.


    “Jangan sampai FIF dicap sebagai perusahaan yang melindungi oknum arogan. Kalau memang perusahaan ini berpihak kepada masyarakat, buktikan dengan tindakan nyata, bukan sekadar janji dan klarifikasi basa-basi,” ujar mereka lantang.



    Sementara itu, M. Tizan dan Jokarno menegaskan bahwa korban merupakan debitur aktif FIF. Mereka menyayangkan apabila seorang konsumen justru diduga mendapat perlakuan tidak pantas dari pihak yang seharusnya memberikan pelayanan dan perlindungan.


    “Kalau debitur saja bisa diperlakukan seperti ini, bagaimana nasib masyarakat kecil lainnya? Jangan sampai masyarakat takut berurusan dengan FIF hanya karena ulah satu oknum yang merasa kebal hukum,” tegas mereka dalam orasi.



    Forum Cakar Sriwijaya juga memastikan akan terus mengawal kasus tersebut hingga tuntas. Massa meminta aparat penegak hukum bertindak profesional dan transparan agar tidak muncul kesan adanya pembiaran terhadap dugaan tindakan arogan yang telah menjadi perhatian publik.


    Aksi berlangsung di bawah pengawalan ketat aparat keamanan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama penyampaian aspirasi berlangsung.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e