• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     


    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Kepsek SMPN 1 Sanrobone Miliki Jiwa Seni: Ingin Bangkitkan Seni Rupa Takalar yang Masih belum mendapat perhatian secara baik.

    Kamis, 21 Mei 2026, Mei 21, 2026 WIB Last Updated 2026-05-21T02:54:05Z
    masukkan script iklan disini



    Kepsek SMPN 1 Sanrobone Miliki Jiwa Seni: Ingin Bangkitkan Seni Rupa Takalar yang Masih belum mendapat perhatian secara baik.
     
    TAKALAR- ungkap fakta-(21/5/2026) – Selain dikenal sebagai pemimpin sekolah yang gencar melakukan inovasi pendidikan dan prestasi siswa, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Sanrobone, Ibrahim, S.Pd, ternyata juga memiliki jiwa seni yang tinggi. Berbagai karya ciptaannya tidak hanya menjadi ekspresi diri, namun juga ia tujukan untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan, siswa, hingga masyarakat luas.
     
    Bagi Ibrahim, seni bukan sekadar hobi, melainkan sarana berbagi hal baik. Ia ingin masyarakat bisa melihat langsung hasil karya yang diciptakannya, sekaligus mengajak siapa saja yang berminat untuk mendalami dunia seni.
     
    "Kepala sekolah memiliki jiwa seni yang bisa dilihat dari hasil karya yang saya ciptakan. Ini untuk membantu juga memberikan dampak positif bagi siswa dan masyarakat, supaya mereka bisa melihat langsung dan mungkin tertarik mendalami seni. Saya selalu berharap, dengan kualitas jiwa seni ini, saya bisa memberikan hal positif, sekecil apa pun, untuk masyarakat luas," ungkap Ibrahim saat ditemui di sela kesibukannya.
     
    Ia sadar betul, berada di wilayah pedesaan membuat posisi seni rupa masih cukup tertinggal jika dibandingkan dengan daerah perkotaan. Masyarakat di desa masih lebih banyak berfokus pada pemenuhan kebutuhan pokok, sehingga karya seni sering kali dianggap hal kedua atau bahkan terpinggirkan.
     
    "Kita tidak berkecimpung di kota, seni di sini masih boleh dibilang terpinggirkan. Kalau di kota seni sudah jadi kebutuhan, tapi kita di desa masih lebih fokus ke kebutuhan pokok. Jadi karya seni itu masih agak tersisihkan. Tapi saya tetap optimis Pak, suatu saat seni di Takalar itu akan bergairah kembali, khususnya di bidang seni rupa, baik itu lukis, patung, dan sebagainya," ujarnya penuh harap.
     
    Ibrahim mengamati, di Kabupaten Takalar sendiri, seni tradisional justru sudah sangat maju dan diapresiasi tinggi. Banyak bermunculan sanggar-sanggar seni yang mengangkat budaya dan warisan leluhur. Namun, untuk ranah seni rupa modern seperti lukisan dan patung, belum ada wadah atau sanggar khusus yang menampungnya. Hal inilah yang menjadi salah satu ambisi besarnya ke depan.
     
    "Di Takalar ini seni tradisional sudah sangat terangkat, sudah banyak bermunculan sanggar-sanggar seni yang bergelut di bidang itu. Tapi untuk seni rupa, belum ada sanggar khususnya. Ini yang ke depannya saya pikirkan untuk memajukannya. Tahun lalu saya baru satu kali mengadakan pameran lukisan, meskipun pelaksanaannya masih agak terbatas," kenangnya.
     
    Pengalaman menggelar pameran perdana itu justru memicu semangatnya kian berkobar. Ia bertekad akan kembali menggelar pameran lukisan lagi di masa mendatang, namun dengan skala yang lebih luas dan terbuka bagi masyarakat umum. Tujuannya sederhana: menunjukkan bahwa di Takalar pun ada pihak yang peduli dan memiliki perhatian serius terhadap perkembangan seni rupa.
     
    "Ke depannya saya masih punya ambisi untuk mengadakan pameran lukisan lagi, yang lebih besar dan bisa disaksikan masyarakat umum. Supaya terlihat bahwa di Takalar juga ada orang yang punya perhatian di bidang seni rupa," tegasnya.
     
    Semangat seni yang dimiliki Ibrahim pun turut ia tularkan ke lingkungan sekolah. Ia sangat mendukung siswa-siswi yang memiliki bakat atau hobi di bidang seni, karena baginya seni membentuk karakter positif dalam bermasyarakat. Di sekolahnya, terdapat dua orang guru seni yang selalu ia pantau dan bimbing agar mampu mengembangkan potensi anak didik dengan cara yang tepat.
     
    "Kalau untuk siswa, kami berikan dukungan penuh bagi mereka yang punya hobi seni, karena ini dampaknya positif ke bermasyarakat. Ada dua orang guru seni di sini, selalu saya pantau dan bimbing cara melatih anak-anak di bidang ini agar tepat sasaran," jelasnya.
     
    Bahkan, langkah nyata pun sedang disiapkan. Saat ini, Ibrahim sedang merintis pembentukan wadah kreativitas, yakni sanggar seni khusus milik sekolah, agar bakat-bakat seni para siswa SMP Negeri 1 Sanrobone bisa tersalurkan, diasah, dan ditampilkan dengan layak.
     
    "Ke depannya saya juga sedang merintis untuk membuatkan sanggar seni khusus sekolah, punya tempat sendiri, supaya karya anak-anak bisa berkembang lebih baik lagi," pungkas Ibrahim, S.Pd, yang berdomisili di Banyuanyara, Dusun Paddinging, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar ini.

    Jurnalis:(Kul indah)
     
    #Pendidikan #SeniRupa #Takalar #Sulsel #SMPNegeri1Sanrobone #InovasiSekolah #JiwaSeni #gowainfo #dekatdenganberita
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e