Sinergi Bunda PAUD Way Kanan: Akselerasi Wajib Belajar 13 Tahun Menuju Generasi Emas
Way Kanan – Ungkap fakta info: Pemerintah Kabupaten Way Kanan terus mematangkan langkah dalam meningkatkan mutu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui penguatan tata kelola lembaga dan kolaborasi lintas sektor yang lebih solid. Upaya nyata ini ditandai dengan digelarnya agenda Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen PAUD yang dirangkaikan dengan pengukuhan Bunda PAUD tingkat Kecamatan hingga Kampung/Kelurahan se-Kabupaten Way Kanan tahun 2026, yang berlangsung pada Selasa (12/05/2026).
Bertempat di Aula Institut Al-Hikmah, Kampung Pisang Baru, Kecamatan Bumi Agung, acara ini dihadiri langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked. Dalam momen tersebut, dilakukan prosesi pengukuhan bagi Bunda PAUD dari wilayah Kecamatan Way Tuba, Bumi Agung, Buay Bahuga, dan Bahuga, sebagai bentuk legalitas peran mereka dalam mengawal tumbuh kembang anak di akar rumput.
Hadir memberikan dukungan penuh dalam kegiatan ini, sejumlah pejabat eselon serta tokoh penting daerah, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja. Selain itu, turut serta Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Way Kanan, Ketua Dharma Wanita Persatuan, para Camat, hingga jajaran Bunda PAUD tingkat kecamatan dan desa yang siap bersinergi menjalankan mandat pendidikan di wilayah masing-masing.
Dalam sambutannya, Bunda Ayu menegaskan bahwa kegiatan pembinaan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah dalam mendukung berbagai program prioritas nasional di bidang pendidikan dan perlindungan anak melalui kolaborasi lintas sektor.
Menurutnya, penguatan peran Bunda PAUD menjadi langkah strategis dalam mendukung implementasi kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun, khususnya satu tahun pendidikan pra-SD, sekaligus mendorong penyelenggaraan PAUD Holistik Integratif (PAUD-HI), pencegahan stunting, penerapan sekolah ramah anak, hingga transisi PAUD ke SD yang menyenangkan.
“Bunda PAUD memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun generasi emas yang unggul dan berkualitas. Dengan sinergi yang kuat antara Bunda PAUD di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga kampung dan kelurahan, Kita dapat menghadirkan layanan PAUD yang semakin berkualitas, inklusif, dan merata”, ujar Bunda Ayu.
Ia juga mengajak seluruh Bunda PAUD untuk terus aktif membangun koordinasi, memperkuat silaturahmi, serta mengambil peran nyata di tengah masyarakat dalam meningkatkan kesadaran pentingnya pendidikan anak usia dini.
“Tidak boleh ada lagi anak-anak yang langsung masuk SD tanpa melalui pendidikan PAUD minimal satu tahun. Ini menjadi bagian penting dalam membentuk kesiapan mental, karakter, dan kemampuan dasar anak sebelum memasuki jenjang pendidikan formal”, tegasnya.
Selain penguatan koordinasi, Bunda Ayu juga mendorong agar seluruh Bunda PAUD Kecamatan dan Kampung/Kelurahan segera membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD sesuai Panduan Peran Bunda PAUD Tahun 2025, Pokja tersebut nantinya diharapkan menjadi wadah koordinasi, pembinaan, pengawasan, hingga penguatan program layanan PAUD berkualitas di masing-masing wilayah.
Dalam kesempatan itu, Bunda Ayu turut menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital melalui Pusat Informasi dan Jejaring (PIJAR) Bunda PAUD sebagai sarana berbagi informasi, dokumentasi kegiatan, praktik baik, dan penguatan jejaring antar Bunda PAUD di seluruh Indonesia.
“Melalui PIJAR Bunda PAUD, berbagai inovasi dan praktik baik yang dilakukan di daerah dapat saling terhubung dan menjadi inspirasi bagi daerah lainnya. Ini menjadi bagian dari penguatan tata kelola layanan PAUD yang modern, kolaboratif, dan adaptif tehadap perkembangan zaman”, jelasnya.
Lebih lanjut, Bunda Ayu berharap seluruh pemangku kepentingan, mulai dari aparatur kecamatan dan kampung, pengawas sekolah, organisasi profesi pendidikan, hingga organisasi mitra PAUD seperti HIMPAUDI, IGTKI, IGRA, dan PP-PAUD dapat terus bersinergi mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Way Kanan.
Menurutnya, keberhasilan layanan PAUD tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga berkontribusi terhadap penurunan angka stunting, pemenuhan hak-hak anak, serta pembentukan karakter generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
“Kita ingin anak-anak Way Kanan tumbuh sehat, bahagia, mendapatkan rasa aman dan nyaman di lingkungan pendidikan, serta memiliki fondasi karakter yang kuat sejak usia dini. Karena dari pendidikan usia dini inilah masa depan daerah dan bangsa dibentuk,” tutupnya.
Kegiatan pembinaan dan pengukuhan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam memperkuat tata kelola PAUD yang berkualitas dan merata, sekaligus memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan generasi Way Kanan yang cerdas, sehat, dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.
Rusdi Andeswara

.png)

.png)
