SULSEL, Ungkapfakta.info - Beasiswa bukan sekadar biaya pendidikan yang dibayarkan. Lebih dari itu, beasiswa adalah piagam pengakuan.
Tanda bahwa kerja keras, disiplin, dan cinta kalian pada Merah Putih terlihat, dihargai, dan diakui.
Beasiswa juga membuka jalan yakni,
-Mentorship, untuk bertumbuh dan berkembang lebih cepat,
-Networking, untuk meluaskan pergaulan dalam masyarakat lebih luas,
-Mobilitas sosial, sebagai batu loncatan menuju pilihan level berikutnya.
Karena itulah beasiswa selalu didambakan dan diburu banyak anak muda yang ingin melompat lebih tinggi dan mencari horizon lebih luas serta pergaulan lebih jauh.
Bagi Cathlyn Yvaine Lesmana dan Meivylicha Putri Aurelia Kamal, beasiswa dari Perhimpunan INTI adalah bentuk Penghargaan. Nilainya bukan di angka rupiah, tapi di rasa bangga yang kini hidup di dada kalian, orang tua, dan kita semua. Bangga karena dalam kebeliaan kalian telah berani berproses dan berjuang sedemikian jauh untuk menunjukkan diri pantas membawa nama Makassar di kancah Nasional.
Kebanggaan itu tidak bisa dibeli. Tak tergantikan oleh hasil seleksi apa pun. Sebab kebanggaan lahir dari karakter, dari totalitas, dari peluh saat latihan, dari air mata yang kalian tahan maupun yang berderai ketika hasil belum berpihak kepada kalian.
Melalui beasiswa ini, Perhimpunan INTI menitipkan tiga hal yakni, Pertama, Pengakuan.
Kami melihat kalian sebagai tunas muda berbakat yang prestasinya terlalu berharga untuk diabaikan.
Kedua, Kepercayaan.
Satu gerbang tertutup bukan akhir perjalanan. Mungkin di luar sana Tuhan siapkan pintu yang lebih besar, arena baru yang akan membangunkan potensi terbaik kalian.
Ketiga, TanggungJawab.
Jadikan diri kalian teladan. Buktikan anak muda Indonesia itu kuat, punya integritas, rendah hati, pantang menyerah. Nyalakan api harapan, agar teman-teman seumuran kalian yang sempat kecewa dalam perjuangan mereka saat ini, dapat melihat ketegaran dan bisa merasakan api semangat kalian yang berkobar menyala untuk kemudian terinspirasi dan terdorong ikut bangkit kembali.
Jadi adik-adik, beasiswa ini bukan sekadar bantuan biaya. Ini pelukan dari Indonesia.
Pelukan dari Perhimpunan INTI yang berbisik:“ Kami bangga padamu, terus melangkah, Merah Putih menunggumu di puncak yang lebih tinggi.
Ega/Yustus
.png)
.png)
