• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Diduga PKBM LASKAR PELANGI Mark-up Peserta Didik,LSM Trinusa Akan Laporkan Ke-APH

    Rabu, 10 Juni 2026, Juni 10, 2026 WIB Last Updated 2026-06-10T01:14:57Z
    masukkan script iklan disini



    ungkapfakta.info



    Tulang Bawang – Belum juga reda terkait Ditangkapnya salah satu pengurus PKBM yang ada ditulang bawang yang diduga merugikan negara dengan cara memfiktifkan jumlah peserta didik sehingga merugikan negara sampai 700 juta dalam kurun waktu 2022-2023.


    Kini timbul dugaan yang sama yang dilakukan oleh PKBM Laskar pelangi tulang bawang Lampung,diduga PKBM tersebut melakukan mark-up atau memalsukan peserta didik. Hal itu berdasarkan keterangan dari salah satu warga yang meragukan banyaknya jumlah peserta didik dan dirinya membenarkan adanya pembelajaran yang sering dilakukan di PKBM tersebut.


    ” Iya pak kami sering melihat mereka kumpul untuk belajar disana tapi kalau jumlah siswa nya baik paket B dan paket C total 163 untuk 57 B dan paket C 106 itu untuk di tahun anggaran 2025 Total dana keseluruhan 276.300.000“. Ungkap warga yang tidak mau namanya dimediakan ketika ditanya awak media di kediamannya, Senin (07/06/2026).


    Program PKBM sangat didukung oleh pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa, bahkan Pemerintah telah memberikan dana Operasional Pendidikan (OP) untuk tingkat Pendidikan PKBM yang sangat besar sesuai jumlah siswa- siswi.


    Namun sangat disayangkan PKBM Laskar pelangi yang beralamat di jalan P.Tirtayasa Perum Bukit Mas Blok B 10 no 01 Sukabumi Bandar Lampung ,diduga memark’upkan data siswa atau fiktif, dari hasil investigasi media ke tempat kegiatan belajar mengajar sangat disayangkan tidak adanya kegiatan proses kegiatan belajar mengajar.


    Dari jumlah siswa/i keseluruhan yang tercatat di data Dapodik semester 2025-2 Genap tercatat total peserta didik 163 , Namun pada kenyataannya siswa tersebut diduga fiktif.


    Dian Riani selaku kepala sekolah PKBM Laskar Pelangi saat dikonfirmasi melalui by phone beliau tidak mengangkat.


    Elian Toni selaku aktivis TUBA merespon dugaan pemalsuan jumlah peserta didik PKBM Laskar Pelangi dirinya sangat menyesalkan apabila terbukti adanya pemalsuan tersebut.


    ” Kalau itu terbukti sangat disesalkan karna pemerintah sudah mendukung penuh program mereka tetapi disalahgunakan”,ungkapnya


    Dirinya menegaskan akan melaporkan PKBM Laskar Pelangi ke Aparat Penegak Hukum (APH) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) serta Kejati sehingga dapat terungkap dugaan-dugaan yang ada.


    ” Besok kami akan melaporkan PKBM laskar pelangi ke APH dan Kejati biar mereka usut sampai tuntas serta bisa memproses hukum apabila dugaan itu benar adanya “,tegasnya.


    Dalam hal ini PKBM Laskar Pelangi diduga tidak sepenuhnya peserta didik yang terdaftar dalam data dapodik mengikuti kegiatan pembelajaran dan patut diduga adanya pembiaran oleh pihak dinas pendidikan dan kebudayaan Tulang Bawang Lampung ,tidak adanya evaluasi pengawasan secara intens serta patut diduga adanya korupsi antara pihak dinas pendidikan dan kebudayaan dengan PKBM Laskar Pelangi.



    Pewarta: Yantoni

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e