Indramayu, ungkapfakta.info
08-06-2026 - Proyek rehabilitasi jalan rabat beton di jalan Desa Tanjungkerta Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, tengah menjadi sorotan publik.
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Harimau menuding proyek yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indramayu melalui aspirasi ini diduga bermasalah. Mereka menduga adanya pengurangan volume pekerjaan dan praktik curang yang dapat merugikan negara.
Menurut Tim Investigasi LSM Harimau, pelaksana proyek CV. PUTRA TUNGGAL diduga sengaja mengurangi volume dengan mengurug sebagian area jalan menggunakan material beskos. Ironisnya, pengurugan ini tidak merata dan hanya dilakukan di bagian tengah, sementara sisi jalan dibiarkan tanpa urugan yang memadai. Praktik ini diduga untuk mengelabui auditor internal saat proses monitoring dan evaluasi.
”Kami menduga ada upaya sistematis untuk mengurangi kualitas dan kuantitas pekerjaan demi keuntungan pribadi. tidak di pasang plastik cor dengan full dan Pengurugan yang tidak merata ini jelas akan berdampak pada kekuatan dan ketahanan jalan ke depannya.”
Ketua Lsm Harimau mendesak aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk segera melakukan investigasi menyeluruh. Mereka berharap dugaan pelanggaran ini ditindak tegas untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan anggaran pemerintah.
.png)
.png)
