• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Usut Tuntas Insiden Munisi Nyasar di UNP Tim Investigasi Gelar Uji Balistik Pistol G-2 Combat

    Troypass
    Jumat, 05 Juni 2026, Juni 05, 2026 WIB Last Updated 2026-06-05T07:51:47Z
    masukkan script iklan disini



    Padang – Komitmen untuk mengungkap fakta secara objektif dan ilmiah terkait insiden munisi nyasar yang terjadi di lingkungan Universitas Negeri Padang (UNP) terus dilakukan. Tim Investigasi melaksanakan uji balistik lapangan terhadap Pistol G-2 Combat menggunakan munisi kaliber 9 mm produksi PT Pindad jenis 1-TJ di Lapangan Tembak Lanud Sutan Sjahrir, Padang, Jumat (5/6/2026).

    Pengujian dilakukan dengan berbagai variasi sudut elevasi tembakan guna memperoleh data empiris mengenai karakteristik lintasan proyektil, jarak tempuh, hingga potensi capaian maksimum munisi. Langkah ini menjadi bagian penting dalam proses rekonstruksi dan analisis balistik untuk memastikan seluruh temuan investigasi didasarkan pada data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

    Hasil uji lapangan tersebut nantinya akan dikorelasikan dengan data olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan teknis, serta berbagai keterangan yang telah dihimpun oleh Tim Investigasi. Pendekatan berbasis sains balistik ini diharapkan mampu memberikan gambaran yang komprehensif mengenai faktor-faktor yang berkaitan dengan insiden tersebut.

    Pemilihan Lapangan Tembak Lanud Sutan Sjahrir sebagai lokasi pengujian dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keamanan, keselamatan, serta kelayakan area untuk pelaksanaan uji balistik. Seluruh kegiatan berlangsung sesuai prosedur dengan pengawasan ketat dari personel yang memiliki kompetensi di bidang persenjataan dan investigasi teknis.

    Kapendam XX/Tuanku Imam Bonjol, Kolonel Kav Taufiq, S.Sos., M.M, menegaskan bahwa hasil pengujian ini akan menjadi salah satu bahan utama dalam penyusunan laporan investigasi.

    "Setiap kesimpulan yang diambil harus didasarkan pada data faktual, analisis ilmiah, bukti teknis yang valid, serta menjunjung tinggi rasa keadilan," tegas Kapendam.

    Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol juga mengajak masyarakat untuk memberikan kepercayaan kepada Tim Investigasi agar dapat bekerja secara profesional, transparan, dan objektif. Hasil investigasi nantinya akan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan sekaligus langkah evaluasi dan perbaikan guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. (*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e