Www.ungkapfakta.com MUBA – Warga Desa Epil, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), meminta Bupati Muba, H. Toha Tohet, segera turun langsung ke lokasi bencana longsor yang mengakibatkan tiga rumah warga ambruk di bantaran Sungai Batanghari Leko.
Peristiwa tersebut terjadi di Dusun 2, Desa Epil. Tiga rumah yang terdampak diketahui merupakan milik Rohima, Fauzan, serta Junsak/Yurna Wati. Longsor diduga dipicu oleh pergeseran aliran sungai yang menyebabkan abrasi dan mengikis bantaran sungai hingga akhirnya merobohkan rumah-rumah warga.
Ketua LSM GEMPITA MUBA, Mauzan, mendesak Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin untuk segera mengambil langkah cepat dalam menangani dampak bencana tersebut.
"Kami meminta Bupati Muba, Bapak Toha Tohet, segera turun tangan membantu warga yang terdampak longsor di Desa Epil. Penanganan harus dilakukan secepat mungkin agar kondisi tidak semakin parah dan masyarakat mendapatkan bantuan yang dibutuhkan," ujar Mauzan.
Warga yang terdampak juga berharap pemerintah segera melakukan tindakan nyata untuk mengatasi ancaman longsor yang terus menggerus bantaran sungai.
"Harapan kami, segera dilakukan aksi nyata dalam penanggulangan tanah longsor agar tidak bertambah jumlah rumah yang terdampak," ungkap salah seorang warga.
Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera melakukan peninjauan lapangan, menyalurkan bantuan kepada korban, serta membangun pengamanan tebing sungai guna mencegah longsor susulan yang dapat mengancam permukiman warga di sepanjang bantaran Sungai Batanghari Leko.
Team
.png)

.png)
