LUWU — Angin segar berembus kencang di pesisir Desa Karang-karangan, Kecamatan Bua. Bukan sekadar kabar burung atau janji manis di atas kertas, Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) siap mendarat.
Sebuah gerakan nyata untuk membongkar ketimpangan dan mengangkat derajat kaum pesisir yang selama ini bergulat dengan gelombang kehidupan.
Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Kepala Dinas Perikanan, Kasmal, S.Pd., M.Si., menyambut baik rencana pelaksanaan program ini dan berkomitmen memberikan dukungan menyeluruh demi kelancaran seluruh tahapan agar membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Dukungan tersebut dijalankan melalui koordinasi terpadu bersama pemerintah pusat, pemerintah desa, pengelola KNMP, kelompok nelayan, serta seluruh pemangku kepentingan terkait agar pembangunan berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan dan berdampak maksimal bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Ke depannya, KNMP diharapkan tak hanya meningkatkan produktivitas hasil tangkapan, melainkan berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi pesisir, pendorong kemajuan UMKM berbasis perikanan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan pesisir," ujar Kasmal (23/7)
Merobohkan Ketertinggalan, Membangun Kemandirian
Sekian lama berkeringat di tengah lautan, nelayan Karang-karangan kini menatap babak baru. Kawasan ini nantinya akan tertata rapi sebagai tempat tinggal sekaligus pusat aktivitas warga.
Dalam pelaksanaan program ini, turut hadir bersama Pak Kasmal penyuluh pelaksana Nuryono, S.P. Fasilitas yang akan dibangun guna menopang denyut nadi ekonomi pesisir meliputi:
Tempat pendaratan ikan bershelter
Pabrik es
Kios perbekalan nelayan
Tambatan perahu yang memadai
Suara dari Akar Rumput: "Apresiasi dan Pengawalan Penuh!"
Kepala Desa Karang-karangan, Asbar Idrus, menyampaikan terima kasih mendalam kepada seluruh pihak, khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Dinas Perikanan Kabupaten Luwu, serta Bupati Luwu Haji Patahuddin beserta Wakilnya.
"Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas komitmen berkelanjutan dalam pembangunan nasional maupun daerah, khususnya bagi kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir Kabupaten Luwu, terutama di Desa Karang-karangan, Kecamatan Bua.
Perhatian dan dukungan ini menjadi semangat bagi kami untuk bersama-sama menjaga keberhasilan program ini," ucap Asbar Idrus
Keterlibatan aktif semua elemen masyarakat tentu menjadi kunci utama.
Menegaskan nafas partisipasi warga, perwakilan LSM Baladhika Adhyaksa Nusantara DPC Luwu menyatakan apresiasi sekaligus kesediaannya untuk bersama-sama mengawal jalannya program ini agar berjalan sukses.
"Kami sangat mendukung langkah ini yang sejalan dengan visi pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk melibatkan masyarakat secara aktif dalam pembangunan.
Pengawalan ini kami landaskan pada peraturan yang berlaku," tegas perwakilan aktivis tersebut.
Pengawasan bersama ini ditancapkan di atas pondasi hukum yang mengikat:
UU No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional
UU No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang
UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
Pastikan program berjalan transparan, berkelanjutan, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat pesisir.
Dari Karang-karangan, perlawanan terhadap kemiskinan pesisir dimulai. KNMP bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol kebangkitan dan kedaulatan nelayan Luwu di tanah airnya sendiri.
.png)


.png)
