• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Hasil Lab Konfirmasi IPAL Tidak Memenuhi Standar, Satgas Sarankan Hentikan Sementara Dapur MBG Lahewa

    Rabu, 01 Juli 2026, Juli 01, 2026 WIB Last Updated 2026-07-01T08:25:11Z
    masukkan script iklan disini




    LAHEWA Nias Utara , UngkapFakta.info

     Keresahan masyarakat Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara, terkait bau busuk dan kualitas air PDAM yang tercemar kini terbukti secara ilmiah. Hasil uji laboratorium resmi yang dirilis Rabu (1/7/2026) memastikan bahwa sistem pengolahan limbah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut nyata-nyata tidak memenuhi baku mutu lingkungan.
     
    Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nias Utara, Sukemi Harefa, membenarkan hal ini secara tegas saat dikonfirmasi awak media melalui telepon seluler. "Benar, hasil laboratorium sudah keluar. Terdapat tiga parameter kunci yang tidak memenuhi syarat baku mutu air limbah, yaitu BOD, COD, dan TSS. Ketiganya tercatat melebihi ambang batas yang ditetapkan peraturan," ungkapnya.
     
     
    Diketahui di lokasi tersebut beroperasi dua dapur MBG yang hanya dipisahkan oleh satu tembok, dengan total pelayanan mencapai 7.000 porsi per hari. Volume produksi yang sangat besar ini menghasilkan limbah cair yang tinggi, namun warga sejak awal menuding pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dilakukan asal-asalan dan tidak sesuai standar teknis.
    Kecurigaan warga semakin kuat ketika memasuki masa libur sekolah dan operasional dapur diistirahatkan. Saat itu, air PDAM Lahewa seketika kembali jernih, lancar, dan sama sekali tidak berbau. Hal ini menjadi bukti nyata yang menguatkan dugaan bahwa sumber pencemaran air bersih berasal langsung dari aktivitas dapur MBG.
     
     
    Berdasarkan fakta di lapangan dan hasil laboratorium yang merugikan tersebut, Tim Satuan Tugas terkait telah memberikan rekomendasi tegas: menghentikan operasional dapur MBG secara sementara waktu. Langkah ini diambil guna menunggu kajian menyeluruh dan perbaikan total sistem pengolahan limbah agar tidak lagi mencemari sumber air bersih masyarakat.
    Masyarakat Lahewa menyambut baik hasil pengecekan bersama yang sudah dilakukan sebanyak dua kali sebelumnya, namun tetap menegaskan tuntutan utama. Warga memohon kepada Pemerintah Kabupaten Nias Utara untuk tidak sekadar memperbaiki, melainkan segera memindahkan lokasi dapur MBG ke tempat yang jauh dari jangkauan sumber air bersih PDAM demi keamanan kesehatan jangka panjang ribuan warga.Fasa..z
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Politik

    +
    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e