• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Bulog, Komisi VI DPR RI, dan Bupati Lamongan Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran

    Sabtu, 29 Agustus 2026, Agustus 29, 2026 WIB Last Updated 2026-08-29T02:30:30Z
    masukkan script iklan disini



    Lamongan, ungkapfakta.info-

     Perum Bulog Cabang Bojonegoro mulai masif menyalurkan Program Bantuan Pangan (Banpang) Tahap II untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026.

    Secara keseluruhan, bantuan beras sebanyak 19.200 ton akan disalurkan kepada 640.002 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di Kabupaten Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan.

    Dalam rangka memastikan penyaluran berjalan sesuai ketentuan, Perum Bulog bersama anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib dan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi melakukan peninjauan sekaligus kegiatan penyaluran Bantuan Pangan Beras di Kelurahan Sidokumpul dan Desa Made, Kabupaten Lamongan.

    Pemimpin Cabang Perum Bulog Bojonegoro, Umar Said, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan proses penyaluran bantuan pangan berjalan dengan baik, tepat jumlah, dan tepat sasaran.

    “Kami dari Komisi VI DPR RI, kalau urusan ketahanan pangan dan Bulog sepenuhnya pasti kami dukung. Salah satunya melalui program Bantuan Pangan ini yang bertujuan menjaga ketersediaan pangan hingga di tingkat keluarga,” ujar Ahmad Labib dalam keterangannya, Jumat (28/8/2026).

    Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamongan terus berupaya memastikan ketersediaan stok serta kelancaran distribusi beras.

    Menurutnya, berbagai program pemerintah, termasuk Bantuan Pangan, harus dapat diterima oleh masyarakat yang telah ditetapkan sebagai PBP sesuai ketentuan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh penerima.

    Umar Said menjelaskan, berdasarkan petunjuk teknis yang diterima, setiap PBP mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 kilogram setiap bulan.

    Karena penyaluran dilakukan sekaligus untuk tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026, masing-masing PBP akan menerima total 30 kilogram beras.

    Untuk memastikan penyaluran tepat jumlah dan tepat sasaran, Bulog juga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang bertugas menyerahkan bantuan beras secara langsung kepada PBP.

    Dalam proses penyerahan, petugas menggunakan aplikasi terintegrasi. Sistem tersebut mengharuskan dilakukannya pengambilan foto PBP bersama bantuan beras sebanyak 30 kilogram sebagai bagian dari proses administrasi dan verifikasi penyaluran.

    Selain memastikan ketepatan penyaluran, Bulog juga melakukan pemeriksaan terhadap kualitas beras sebelum didistribusikan kepada masyarakat.

    “Prosedur pemeriksaan kualitas, pengemasan, dan pemrosesan ulang beras sudah dilakukan sebelum dilakukan penyaluran kepada PBP,” jelas Umar.

    Apabila PBP menemukan kualitas beras bantuan pangan yang tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan penukaran melalui layanan pengaduan Bulog, Satgas Bantuan Pangan Bulog di desa, maupun aparat desa setempat.

    Pengaduan tersebut akan ditindaklanjuti agar beras bantuan yang diterima masyarakat dapat segera diganti dengan beras yang memiliki kualitas sesuai standar.

    Umar berharap dukungan seluruh pihak dapat membantu memperlancar proses penyaluran Bantuan Pangan hingga selesai.

    “Kami berharap dukungan dari semua pihak agar Bantuan Pangan ini dapat selesai tersalurkan kepada PBP secara tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran,” pungkasnya.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e