![]() |
| ungkapfakta.info |
MESUJI, LAMPUNG – Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang menjerat Kepala Desa (Kades) Tirta Laga, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji kini membelalakkan mata publik. Tidak hanya diduga melakukan mark-up anggaran hingga merugikan keuangan negara, pejabat tersebut kini disorot tajam terkait tuduhan menyalurkan uang hasil kejahatan untuk membagikan upeti kepada sejumlah pihak.
Berdasarkan informasi yang dihimpun tim Media Ungkap Fakta, Kades Tirta Laga diduga sengaja mengalokasikan sejumlah dana untuk diserahkan kepada awak media dan lembaga tertentu. Tujuannya sangat jelas, membungkam fakta, mengamankan berita buruk, serta mencegah laporan dugaan pelanggaran yang disampaikan ke Aparat Penegak Hukum (APH).
Uang Suap untuk Tutup Mulut
Sumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, pembagian uang ini dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Pihak yang diberi diharapkan tidak lagi menyoroti penyimpangan di desa tersebut, bahkan diharapkan dapat membantu meluruskan isu atau memutus aliran laporan agar tidak sampai ke tangan penyidik.
“Uang itu diberikan sebagai biaya ‘pengamanan’. Supaya berita tidak menyebar luas, dan jika ada yang melapor ke polisi atau kejaksaan, jalannya bisa dihambat atau diredam,” ungkap narasumber.
Jejak Penyimpangan Semakin Terang
Dugaan ini semakin memperkuat indikasi bahwa praktik korupsi di Desa Tirta Laga bukan sekadar penggelapan uang semata, melainkan sudah melibatkan upaya sistematis untuk menghalangi proses pengawasan dan hukum. Jika terbukti benar, maka ini adalah tindak pidana tambahan berupa suap dan percobaan menghalangi penyelidikan.
Warga menuntut pihak kepolisian, Kejaksaan Negeri Mesuji, serta Inspektorat segera menelusuri aliran dana tersebut. Siapa saja yang menerima upeti harus diseret ke meja hijau, karena turut serta melindungi kejahatan yang merugikan seluruh masyarakat.
Media Ungkap Fakta tidak akan diam, dan akan terus mengawal kasus ini sampai kebenaran terungkap sepenuhnya.
Pewarta: Yantoni
Sumber: Tim Investigasi Media Ungkap Fakta
.png)

.png)

