BOJONEGORO , ungkapfakta.info —
Perum Bulog Cabang Bojonegoro mempunyai peran penting dan komitmen dalam meningkatkan kestabilan bahan pokok, khususnya beras, agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Dalam hal ini, Perum Bulog Cabang Bojonegoro berupaya menjaga kestabilan dan keseimbangan pangan di tengah dinamika pasokan, harga, serta kualitas beras premium di pasaran. Bulog Bojonegoro memastikan persiapan sebanyak 200 ton beras premium untuk mencukupi kebutuhan masyarakat.
Pimpinan Cabang Bulog Bojonegoro, Umar Said, menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan peran Bulog bagi masyarakat agar tetap memiliki akses terhadap beras premium.
“Dalam menjaga keseimbangan ketersediaan bahan baku dan harga jual serta persaingan pasar, kami berupaya menekan lonjakan harga dan menyerap hasil pasar. Untuk harga bahan baku gabah, saat ini sangat cukup tersedia,” jelas Umar.
Dalam kesempatan tersebut, Umar menegaskan bahwa pasokan bahan baku dan harga jual untuk memenuhi kebutuhan masyarakat harus tetap terjaga, aman, dan terkendali. Bulog memastikan selalu hadir untuk meningkatkan kebutuhan pangan agar tetap tersedia.
“Bulog tidak sekadar menjadi sarana, tetapi selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik, mengawasi perkembangan pasar, serta mengambil langkah cepat dan tepat agar kebutuhan beras masyarakat tercukupi dan jangan sampai kurang,” tutur Umar.
Menurutnya, Bulog terus memantau perkembangan kondisi pasar di lapangan. Jika kebutuhan pasar harus dipenuhi, Bulog akan mengambil langkah-langkah sesuai komitmen, kewenangan, dan kebijakan yang berlaku.
Sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan pasar, Bulog Bojonegoro mempersiapkan 200 ton beras premium yang akan disalurkan secara bertahap melalui beberapa jaringan penjualan sesuai kebutuhan. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan mutu dan memenuhi kebutuhan pasar yang semakin tinggi.
“Kami hadir mempersiapkan 200 ton beras premium untuk mengisi pasar. Dengan tindakan cepat dan terus memantau kebutuhan masyarakat, kami memastikan pasokan tersedia sesuai aturan yang berlaku,” ujar Umar.
Bulog Bojonegoro juga melakukan pengawasan dan pemantauan secara langsung terhadap stok, harga, serta distribusi beras di wilayah Bojonegoro, Lamongan, dan Tuban, melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, Satgas Pangan, jaringan ritel, pelaku usaha pangan, serta stakeholder terkait.
Bulog Bojonegoro mengimbau masyarakat agar tidak perlu khawatir terkait ketersediaan beras. Bulog akan terus berupaya hadir dan menjadi bagian terdepan dalam meningkatkan ketersediaan beras sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh akses pangan.
(Hendro/Humas ungkapfakta.info)
.png)
.png)

