• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Dana Desa 2024 Cair Penuh Secara Administratif, Kinerja Kepala Kampung Karya Bakti Meraksa Aji, Edi Disorot Tajam...

    Jumat, 04 September 2026, September 04, 2026 WIB Last Updated 2026-09-04T08:30:43Z
    masukkan script iklan disini



    ungkapfakta.info


     

    TULANG BAWANG – Data resmi penyaluran Dana Desa tahun 2024 menampakkan gambaran yang sangat mencurigakan. Pagu anggaran mencapai Rp770.366.000, tertulis telah disalurkan sepenuhnya, namun rincian tahapan menyimpan fakta tajam.

     

    Keadaan ini terungkap jelas: Tahap I terealisasi Rp354.552.200 (46,02%), Tahap II Rp415.813.800 (53,98%), sementara kenyataan di lapangan jauh berbeda dari apa yang dilaporkan. Hal ini memperkuat dugaan kuat bahwa pengelolaan di bawah pimpinan Kepala Kampung Karya Bakti Meraksa Aji, Edi berjalan terburu-buru, serampangan, dan hanya berorientasi pada penyerapan administrasi semata tanpa keberlanjutan program yang utuh, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan di lapangan.

     

    Terhadap kondisi tersebut, salah satu warga setempat yang menolak disebutkan namanya memberikan pernyataan tegas. Red 


    “Angka di atas kertas terlihat besar dan lengkap, namun mata kami sendiri tidak melihat pembangunan maupun kegiatan yang nyata seharusnya terwujud dengan nilai sebesar itu. Kami merasakan adanya ketimpangan antara apa yang tertulis di laporan dengan kenyataan hidup yang kami rasakan sehari-hari.”

     

    Desa berstatus "Maju" ini justru terlihat paradoks. Kegiatan yang tercantum seperti festival kepemudaan, olahraga, dan kesenian menimbulkan keraguan besar pelaksanaannya yang utuh. Mengapa penyaluran terputus dan tidak berimbang? Mengapa data tidak diperbarui.

     

    Kepemimpinan Edi dinilai mengejar target pencatatan saja, bukan hasil nyata bagi rakyat. Ketiadaan aliran dana pada tahap ketiga menyiratkan kekacauan perencanaan, kelemahan laporan, atau sekadar menyelesaikan kewajiban permukaan tanpa tanggung jawab mendalam.

     

    Transparansi terabaikan, seolah ada hal yang disembunyikan. Masyarakat berhak bertanya: apakah status desa ini hanya label kosong?

     

    Pewarta: Yantoni

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e