• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Rina Aulia Dituduh Pelakor Lewat Pesan WA: Tuduhan Dinilai Hoaks, Korban Merasa Dirugikan Secara Moril

    Aryatama
    Selasa, 01 September 2026, September 01, 2026 WIB Last Updated 2026-09-01T01:01:32Z
    masukkan script iklan disini





    Ungkapfakta.info // Jakarta, — Rina Aulia (26), warga Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, merasa dipermalukan dan dirugikan setelah dituduh sebagai pelakor oleh pihak yang tidak diketahui identitasnya melalui pesan WhatsApp dan SMS. Tuduhan tersebut disampaikan kepada penampungan calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) PT Sriti Rukma Lestari, yang berlokasi di Joglo Baru, Jakarta Barat, tempat Rina saat ini sedang menunggu keberangkatan bekerja ke Taiwan. Selasa 01-09-2026

     

    Menurut keterangan Rina, seorang wanita yang mengaku mengetahui perselingkuhan suaminya melalui penyadapan pesan WhatsApp dan email, mengirim pesan kepada pihak penampungan. Dalam pesan tersebut, pihak penuding menuduh Rina sebagai pelakor dan suaminya sendiri juga merupakan TKI yang sudah berangkat bekerja.

     

    Pihak penuding bahkan memaksa pihak agen untuk membatalkan keberangkatan Rina, serta mengancam akan memviralkan perusahaan tersebut dengan alasan menampung orang yang dianggap pelakor. Hal ini membuat Rina merasa sangat terintimidasi dan tertekan secara moril, karena tuduhan tersebut disampaikan tanpa bukti yang jelas.

     



    “Saya berharap pihak PT Sriti Rukma Lestari tidak mempercayai pesan tersebut. Tuduhan itu tidak ada bukti yang mendasarinya,” ujar Rina.

     

    Rina juga menyampaikan bahwa pihak manajemen PT Sriti Rukma Lestari tidak langsung mempercayai tuduhan tersebut dan menyadari hal itu merupakan bentuk ancaman serta upaya pencemaran nama baik. Rina pun mengucapkan terima kasih kepada pihak agen yang tidak semerta-merta mempercayai kabar hoaks yang dapat merugikan nama baik dirinya maupun perusahaan jasa penyalur tenaga kerja tersebut.

     

    Hingga saat ini, identitas pihak yang menyebarkan tuduhan tersebut belum diketahui.

    ---

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e