PANGKEP —Ungkap Fakta (2/9/2026) Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Pangkep, Mashuri Adsan, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam sekaligus catatan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan di sekolahnya sejak tahun 2024. Hingga saat ini, program tersebut dinilai sangat dirasakan manfaatnya oleh warga sekolah.
Kepala Sekolah menyampaikan, secara aturan daging sapi dijadwalkan satu kali dalam sebulan. Jika terkendala belum dapat dipenuhi sesuai ketentuan, pihak sekolah tetap bersyukur dan bangga atas kehadiran program Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
"Program ini sangat terbantu sekali siswa-siswa yang ekonominya lemah. Uang jajan Rp5.000,- sehari yang seharusnya mereka keluarkan, kini bisa teralihkan. Walaupun ada juga siswa yang dari keluarga mampu, namun kehadiran program ini tetap menjadi berkah bagi seluruh warga sekolah," dengan adanya MBG dari malas datang ke sekolah menjadi rajin ujar Kepsek Mashuri Adsan.
Selain siswa, para tenaga pendidik dan kependidikan juga turut merasakan manfaat program tersebut. Kepsek pun berdoa agar program MBG semakin menjangkau wilayah-wilayah terpencil dan kepulauan yang saat ini belum sepenuhnya tersentuh.
"Kita berharap anak-anak di pulau-pulau terpencil juga bisa segera menikmati program ini. Kasihan mereka yang belum tersentuh. Semoga jangkauannya semakin meluas," harapnya.
Dijelaskan pula, pada awal pelaksanaan siswa belum begitu memahami program MBG. Namun seiring berjalannya waktu, setelah merasakan langsung manfaatnya, para siswa pun mulai menyadari dan menghargai penyelenggaraan program tersebut. Selama berjalan, penyediaan gizi sudah berlangsung sebanyak 23 kali penyajian.
Terkait aturan penyelenggaraan, makanan wajib disajikan sebelum pukul 12.00 siang, dengan jarak waktu konsumsi 4 jam sejak sarapan pagi. Pembagian makanan pun diatur agar tertib dan tidak berkerumun, diantar melalui petugas bergilir tiap kelas, serta diawasi langsung oleh wali kelas agar porsi dan tata tertib terjaga. Disiapkan pula tempat penampungan yang bersih dan steril guna menjaga kualitas makanan.
Jumlah siswa di lingkungan SMAN 3 Pangkep saat ini tercatat sebanyak 653 orang. Tenaga pendidik berjumlah 52 orang (termasuk PPPK) serta 7 orang tenaga honorer yang belum diangkat, ditambah 15 orang tenaga kependidikan.
Selain program MBG, Kepsek Mashuri juga menyampaikan harapan terkait sarana penunjang pembelajaran. Sekolah sudah menerima bantuan Smart TV yang sangat membantu proses belajar mengajar di kelas, dan dijanjikan penambahan unit pada tahun 2027. Namun pihaknya tetap berharap adanya bantuan komputer dari Pemerintah Pusat guna melengkapi sarana yang selama ini sudah pernah dialirkan pada tahun-tahun sebelumnya.
"Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden atas seluruh program yang telah digulirkan. Semoga ke depannya semakin banyak dukungan sarana prasarana pendidikan, demi peningkatan mutu pembelajaran bagi anak-anak kami di SMAN 3 Pangkep," tutupnya.
Jurnalist'(Kul indah/Sukri)
.png)
.png)

