• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Perjuangan Bupati Buol Tak Sia-Sia, Jalan Negeri Lama–Modo I Dapat Anggaran Rp21,8 Miliar

    Jumat, 04 September 2026, September 04, 2026 WIB Last Updated 2026-09-04T08:02:02Z
    masukkan script iklan disini



     



    Sulawesi Tengah.Ungkapfakta.info 



    Perjuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol, Sulawesi Tengah. Dalam memperjuangkan pembangunan infrastruktur jalan kembali membuahkan hasil. Ruas jalan Negeri Lama–Modo I sepanjang 17,09 kilometer dipastikan mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp21.828.884.000 melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) Kementerian Pekerjaan Umum (PU).


    Anggaran tersebut dialokasikan untuk penanganan ruas jalan Negeri Lama–Modo I yang dijadwalkan mulai dikerjakan pada tahun 2026. Saat ini, proses pekerjaan masih menunggu penyelesaian revisi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kementerian PU sebelum memasuki tahapan lelang.


    Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Buol, Darsyad, ST, menyampaikan kabar tersebut setelah mengikuti rapat bersama Kepala Balai, Satuan Kerja (Satker), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta pemerintah kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah terkait alokasi anggaran IJD.


    “Alhamdulillah Kabupaten Buol mendapatkan anggaran Rp21.828.884.000 untuk pekerjaan jalan ruas Negeri Lama–Modo I sepanjang 17,09 kilometer yang akan dikerjakan tahun ini. Sisa menunggu revisi DIPA Kementerian PU selesai, kemudian proses lelang,” ujar Darsyad.


    Perjuangan Bupati Bolak-Balik Buol–Jakarta


    Bupati Buol H. Risharyudi Triwibowo menyebut keberhasilan mendapatkan anggaran tersebut merupakan hasil dari perjuangan dan komunikasi yang dilakukan secara berulang dengan pemerintah pusat.


    Menurutnya, pembangunan infrastruktur daerah membutuhkan langkah aktif pemerintah daerah dalam memperjuangkan dukungan anggaran hingga ke tingkat pusat, termasuk melalui komunikasi dengan DPR RI dan Kementerian Pekerjaan Umum.


    Risharyudi bahkan menggambarkan perjuangan tersebut dengan istilah “mengamen”, sebagai bentuk kegigihan dalam meminta dukungan anggaran untuk pembangunan Kabupaten Buol.


    “Alhamdulillah, ini hasil bolak-balik dari Buol ke Jakarta, mengamen bermohon ke DPR RI PKB Komisi V via Kapoksi Bapak Sujatmiko dan langsung ke Kementerian PUPR,” kata Risharyudi, Jumat (4/9/2026)


    Ia menegaskan, seorang kepala daerah harus aktif memperjuangkan kebutuhan masyarakat, terutama untuk pembangunan infrastruktur yang membutuhkan anggaran besar dan tidak dapat sepenuhnya mengandalkan kemampuan fiskal daerah.


    “Kalau Bupati tinggal di Buol terus maka ruas Jalan Negeri Lama–Modo I ini tidak akan jadi, termasuk ruas Jalan Kokobuka–Lambunu yang akan selesai tahun 2029 dan ruas jalan lainnya,” tegasnya.


    Jalan Negeri Lama–Modo I Jadi Prioritas


    Ruas jalan Negeri Lama–Modo I merupakan salah satu akses penting bagi masyarakat. Dengan panjang mencapai 17,09 kilometer, peningkatan kualitas jalan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Buol.


    Diperolehnya anggaran IJD sebesar lebih dari Rp21,8 miliar menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di daerah.


    Program IJD merupakan salah satu upaya pemerintah pusat dalam mendukung percepatan pembangunan dan penanganan jalan daerah yang memiliki nilai strategis bagi konektivitas masyarakat dan perekonomian.


    Menunggu Revisi DIPA dan Proses Lelang


    Kepala Dinas PUPR Buol, Darsyad, menjelaskan bahwa meski alokasi anggaran telah tersedia, pekerjaan fisik belum dapat langsung dimulai karena masih terdapat sejumlah tahapan administrasi yang harus diselesaikan.


    Pemkab Buol kini menunggu proses revisi DIPA Kementerian PU. Setelah tahapan tersebut rampung, pekerjaan akan dilanjutkan ke proses lelang sesuai mekanisme pengadaan barang dan jasa pemerintah.


    Pemkab Buol berharap seluruh tahapan dapat berjalan lancar sehingga pekerjaan ruas jalan Negeri Lama–Modo I segera dimulai dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


    Perjuangan Tak Berhenti di Negeri Lama–Modo I


    Perjuangan Pemkab Buol untuk mendapatkan dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur jalan tidak berhenti pada ruas Negeri Lama–Modo I.


    Bupati Risharyudi menyebut sejumlah ruas jalan lainnya juga terus diperjuangkan melalui komunikasi dengan pemerintah pusat, termasuk ruas Kokobuka–Lambunu yang ditargetkan penyelesaiannya hingga tahun 2029.


    Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan membutuhkan kesinambungan program serta perjuangan lintas tahun anggaran. Karena itu, pemerintah daerah akan terus membangun komunikasi dengan DPR RI, kementerian terkait, dan pemerintah pusat agar kebutuhan infrastruktur Kabupaten Buol mendapat perhatian.


    “Kita terus perjuangkan agar jalan-jalan strategis di Buol mendapatkan dukungan anggaran dari pusat. Ini semua untuk kepentingan masyarakat dan mempercepat pembangunan daerah,” ujar Risharyudi.


    Dengan adanya alokasi anggaran sebesar Rp21,828 miliar untuk ruas Negeri Lama–Modo I, Pemkab Buol berharap pembangunan infrastruktur jalan semakin memperkuat konektivitas wilayah sekaligus membuka akses ekonomi masyarakat.


    Kini masyarakat tinggal menunggu penyelesaian revisi DIPA dan tahapan lelang sebelum pekerjaan ruas jalan Negeri Lama–Modo I sepanjang 17,09 kilometer mulai direalisasikan.*

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e