• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    "Uang Jajan Gede, Nabung Atuh!”: Pesan Purwanto Direspons SMKN 12 Garut

    Selasa, 22 September 2026, September 22, 2026 WIB Last Updated 2026-09-22T23:14:47Z
    masukkan script iklan disini



    UngkapFakta (Garut)— Pesan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Purwanto, agar pelajar membiasakan diri menabung mendapat respons dari Kepala SMKN 12 Garut, Heryatno, S.Pd., MM., M.Si., MCE. Arahan tersebut ditindaklanjuti sekolah melalui penguatan literasi keuangan dan pembiasaan menabung di kalangan peserta didik.


    Purwanto menyampaikan pesan sederhana, “Uang jajan gede, nabung atuh, pan sakola gratis.” Pesan itu mengajak pelajar agar tidak menghabiskan seluruh uang saku, tetapi menyisihkan sebagian untuk ditabung.


    Menanggapi hal tersebut, Heryatno mengatakan kebiasaan mengelola uang perlu ditanamkan sejak siswa masih berada di bangku sekolah.


    «“Kami menyambut baik arahan Bapak Kepala Dinas. Menabung harus mulai dibiasakan sejak sekolah, tidak harus dengan jumlah besar. Yang paling penting adalah siswa belajar menyisihkan sebagian uang jajannya secara rutin dan memahami bagaimana mengelola uang dengan baik,” ujar Heryatno.»


    Menurut Heryatno, ajakan tersebut perlu diterjemahkan menjadi tindakan sederhana. Siswa dapat menyisihkan sebagian uang jajan sebelum membelanjakannya, menentukan target tabungan, mencatat pengeluaran, dan menabung secara rutin.


    Ia juga mendorong siswa membedakan kebutuhan dan keinginan. Dengan demikian, uang saku tidak langsung habis untuk pengeluaran yang kurang diperlukan.


    «“Jangan menunggu punya uang banyak untuk mulai menabung. Mulai dari yang ada, lakukan secara rutin, dan tetapkan tujuan. Dari kebiasaan kecil seperti ini, anak-anak belajar disiplin dan bertanggung jawab,” tutur Heryatno.»


    Bank Mini Sekolah Jadi Sarana Praktik


    SMKN 12 Garut memiliki Bank Mini Sekolah yang dapat dimanfaatkan siswa untuk mempraktikkan kebiasaan menabung. Fasilitas tersebut menjadi salah satu sarana untuk mendekatkan literasi keuangan dengan aktivitas sehari-hari peserta didik.


    Sekolah mendorong agar siswa tidak hanya mengetahui konsep menabung, tetapi memiliki pengalaman langsung dalam menyisihkan dan mengelola uangnya.


    Wali kelas juga dapat berperan mengingatkan siswa mengenai konsistensi menabung, sementara orang tua dapat memberikan dukungan melalui pembiasaan pengelolaan uang saku di rumah.


    Bagi SMKN 12 Garut, pesan Purwanto menjadi momentum untuk memperkuat pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kompetensi akademik dan kejuruan, tetapi juga membangun kebiasaan positif.


    Ajakan praktisnya sederhana: sisihkan uang jajan terlebih dahulu, gunakan sesuai kebutuhan, catat pengeluaran, dan tabung secara rutin. Tidak harus besar—yang penting dimulai dan dilakukan konsisten.


    Ungkapfakta Garut - Mengungkapfakta, Mengawal Kebijakan Pendidikan.



    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e